Minggu, 21 Jun 2026 02:13 WIB

Peziarah di Makam Mbah Sayyid Sulaiman Jombang Meninggal di Teras Musala

Jenazah korban saat dievakuasi petugas dari teras musala.(Foto: Elok Aprianto)
Jenazah korban saat dievakuasi petugas dari teras musala.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Seorang peziarah di makam Mbah Sayyid Sulaiman, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ditemukan meninggal dunia. Jenazahnya tergeletak di teras musala, Jumat (27/5/2022) pagi. Korban diketahui bernama Muhammad Fauzi (55), warga Krukah Lama, Ngagelrejo, Wonokromo, Kota Surabaya.

Menurut keterangan marbout musala Yoyok (40), korban sebelumnya tidur di dalam musala. Namun korban kemudian bangun dan muntah di luar musala.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Habis muntah itu, korban tidur di bawah. Korban sempat teriak minta tolong-tolong, tapi nggak ada yang menolong. Meninggalnya itu pas subuh. Tahu-tahu orangnya sudah meninggal," ungkap Yoyok kepada sejumlah jurnalis di lokasi kejadian.

Korban merupakan peziarah. Setiap malam Jumat, korban memang sering datang ke makam Mbah Sayyid Sulaiman untuk berziarah.

"Ya biasa ke sini setiap malam Jumat, ya untuk nyekar," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mancilan Atim Riduwan membenarkan adanya salah satu peziarah makam Mbah Sayyid Sulaiman yang meninggal di teras musala.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Kami dapat informasi sekitar pukul 5.30 WIB. Ada peziarah yang meninggal di musala. Kami lihat KTP, korban ini berdomisili Surabaya. Menurut keterangan pengurus musala, kematiannya sekitar pukul 4.00 WIB," katanya.

Diakui kades, korban memang sering melakukan ziarah ke makam Mbah Sayyid Sulaiman pada malam Jumat. Meninggalnya peziarah diduga diakibatkan riwayat penyakit yang diderita sejak lama.

"Mungkin dari faktor cuaca atau dari faktor riwayat penyakit. Sehingga pas pagi tadi itu korban meninggal, yang jelas kematiannya ini wajar-wajar saja," ungkapnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Usai memeriksa identitas korban, kades mengaku menemukan nomor handphone milik anaknya. Anak korban merupakan salah satu santri dari Pondok Pesantren Joso Peterongan Jombang.

"Anaknya kami hubungi. Selanjutnya terus keduanya datang ke lokasi, karena anaknya ini mondok di Darul Ulum," tukasnya.

Kini, jenazah warga Surabaya itu dibawa ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung Jombang oleh pihak keluarga.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.