Rabu, 17 Jun 2026 14:14 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Jatim Sebut Kerja Khofifah Sudah On The Track

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim M Fawaid.(Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim M Fawaid.(Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terbaik untuk APBD 2021. Penilaian diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian itupun mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim M Fawaid.

"Fraksi Gerindra mengapresiasi kinerja penilaian BPK ke Pemprov Jatim atas opini WTP terbaik APBD 2021. Apa yang dilakukan Bu Khofifah ini on the track," ujar Fawaid, Kamis (26/5/2022).

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Terdapat satu catatan tentang kemiskinan di Jatim. Tapi menurut Fawaid, hal tersebut bukan beban sepenuhnya bagi Pemprov Jatim. Sebab kemiskinan di Jatim banyak ditemui di wilayah pedesaan dan perkebunan. Mayoritas pemilik lahan perkebunan di Jatim ialah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

"BPK juga memberi catatan soal kemiskinan. Ini masukan berharga untuk pengambilan kebijakan APBD ke depan. Kemiskinan di Jatim bukan sepenuhnya tanggung jawab Pemprov Jatim. Kemiskinan itu mayoritas di desa, di pinggir perkebunan. Pemilik lahan terluas perkebunan di Jatim itu BUMN, dan kemiskinan ada di sekitar lahan BUMN," jelas Bendahara DPD Gerindra Jatim itu.

Jadi kekurangan di Jatim itu perlu adanya sinergitas dan campur tangan pemerintah pusat, khususnya melalui BUMN. Bukan hanya menjadi catatan setiap tahun yang dibebankan ke Pemprov Jatim.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Keberadaan BUMN itu bisa memberi dampak positif ke masyarakat. Namun kenyataan justru banyak kemiskinan di wilayah BUMN, terutama di sektor kehutanan, perkebunan. Maka setelah sekian lama pemprov memberi kebijakan kemiskinan dan angkanya masih melebihi nasional, jadi ini harus ada sinergitas pemerintah pusat melalui BUMN," tandasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.