Minggu, 21 Jun 2026 01:31 WIB

Terganjal Batas Usia, 314 CJH asal Ponorogo Tahun Ini Gagal Berangkat

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Sedikitnya 314 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Ponorogo tahun ini dipastikan gagal terbang ke Arab Saudi. Ini setelah ada pembatasan umur yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji.

"Rencana CJH di Ponorogo berangkat pada tanggal 6 Juni nanti. Yang berangkat ada 194 CJH. Sebanyak 314 CJH belum bisa berangkat," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Muhammad Nurul Huda, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menjelaskan yang tidak bisa berangkat itu karena ada aturan dari pemerintah Arab Saudi. Juga ada aturan Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 405 tahun 2022 tentang kuota yang sangat terbatas.

"Sedangkan pemerintah Arab Saudi menginginkan ada pembatasan usia," jelasnya.

Huda menyebutkan mereka yang gagal tahun ini diprioritaskan berangkat pada tahun depan. Tahun ini sementara usianya maksimal hanya 65 tahun.

"Berhubungan dengan pandemi yang berubah jadi endemi. Juga cuaca ekstrem 48-50 derajat pada musim haji. Pemerintah Arab Saudi punya kebijakan. Indonesia punya KMA (Keputusan Menteri Agama) terkait kuota tadi," urainya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Menurutnya, mereka yang gagal murni karena aturan. Bukan karena mereka belum melunasi ongkos naik haji (ONH).

"Jemaah haji sudah siap semua. Sejak 11-12 tahun lalu daftarnya," benernya.

Untuk vaksin, semua CJH Kabupaten Ponorogo sudah selesai. Terlebih waktu ada dari Menteri Agama 1 juta vaksin.

Baca Juga: Tujuh Calon Jemaah Haji asal Tulungagung Gagal Berangkat Karena Meninggal Dunia

"Seluruh jemaah untuk segera vaksin. Booster juga sudah. Tinggal PCR saja, satu hari sebelum keberangkatan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.