Tujuh Calon Jemaah Haji asal Tulungagung Gagal Berangkat Karena Meninggal Dunia
- Penulis : Bramanta
- | Senin, 18 Mei 2026 08:05 WIB
jatimnow.com - Suasana haru menyelimuti keberangkatan ribuan Calon Jemaah Haji (CJH) Tulungagung ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Terdapat 12 jemaah calon haji yang harus menggunakan alat bantu kursi roda dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung, Suryani mengatakan, total sebanyak 1.175 jemaah calon haji Tulungagung yang berangkat ke Tanah Suci. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal kelompok terbang (kloter).
Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak
Sebelumnya ada empat jemaah calon haji dari kloter 32 dan 34 yang sudah berangkat awal. Sedangkan untuk kloter 102,103,104 dan 105 diberangkatkan pada Minggu 17 Mei 2026 di Pendapa Tulungagung.
"Untuk hari ini jumlah jemaah calon haji yang diberangkatkan 1.165 orang. Dan nantinya akan disusul keberangkatan enam jemaah dari kloter 112," ujarnya, Minggu (16/5/2026).
Total ada tujuh jemaah calon haji Tulungagung yang gagal berangkat karena meninggal dunia. Selain itu, ada pasangan suami istri yang gagal berangkat ke Tanah Suci.
"Pasangan suami istri yang gagal berangkat haji karena salah satunya masih opname di rumah sakit," jelasnya.
Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah
Suryani mengungkapkan, sebagian besar jemaah calon haji Tulungagung akan diberangkatkan ke Mekah pada Selasa dini hari. Beberapa jemaah diberangkatkan bersama kloter dari daerah lain.
"Kloter 102 akan berangkat ke Tanah Suci pada Senin malam. Sedangkan kloter 103,104 dan 105 terbang ke Mekah pada Selasa dini hari," paparnya.
Suryani menambahkan ada beberapa jemaah calon haji Tulungagung yang harus menggunakan alat bantu kursi roda karena kondisi fisiknya. Jumlahnya ada sekitar 12 jemaah yang harus menggunakan kursi roda saat melaksanakan ibadah haji.
Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh
"Beberapa kursi roda sudah kami berangkatkan dulu bersama koper jemaah ke Asrama Haji Surabaya," ungkapnya.
Suryani berpesan agar jemaah calon haji Tulungagung selalu menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jemaah juga diminta untuk memprioritaskan ibadah wajib mengingat waktu pelaksanaan terbatas.
"Kami mengimbau agar jemaah memprioritaskan ibadah wajib dulu. Sementara ibadah sunah dapat dilakukan setelah rangkaian ibadah haji selesai," pungkasnya.
Editor : Bramanta