Rabu, 17 Jun 2026 23:18 WIB

Bayi Perempuan Terbungkus Daster Ditemukan di Belakang Rumah Warga Lamongan

Bayi perempuan yang ditemukan warga Lamongan telah mendapatkan penanganan.(Foto : Humas Polres Lamongan for Jatimnow.com)
Bayi perempuan yang ditemukan warga Lamongan telah mendapatkan penanganan.(Foto : Humas Polres Lamongan for Jatimnow.com)

Lamongan - Penemuan bayi terjadi di Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Lamongan. Sang jabang bayi tergeletak tak berdaya di semak belakang rumah warga desa setempat, Rabu (25/5/2022) pagi. Saat ditemukan, tali pusarnya masih menempel. Artinya bayi tersebut baru saja dilahirkan. Belum diketahui siapa orang tua yang tega membuang bayi perempuan tersebut.

Awalnya, warga bernama Roisah mendengar tangisan bayi pada pukul 01.15 WIB. Merasa ada yang tak beres, ia bergegas mencari sumber suara bersama sang suami.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Saya dengar suara tangis bayi itu sepertinya di lingkungan rumah saya," kata Roisah kepada polisi, Rabu (25/5/2022).

Namun karena suara tangis menghilang, Roisah urung melanjutkan pencarian dan kembali ke rumah. Selang dua jam, suara tangis kembali terdengar. Roisah kemudian mencari sumber suara.

Sekitar pukul 04.00 WIB, warga lain bernama Hartono juga mendengar tangisan bayi. Akhirnya setelah dicari, bayi itu ditemukan tepat di belakang rumah Hartono. Pertama kali ditemukan, bayi terbungkus daster warna merah.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Penemuan bayi kemudian dilaporkan ke Kepala Dusun Baturono Sutrisno dan dilanjutkan ke Polsek Sukodadi. Perangkat desa anggota polsek didampingi petugas Puskemas bergegas mengevakuasi bayi malang dengan tali pusar yang masih menempel untuk diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Sumberaji.

Kini, bayi tersebut sudah dirujuk ke RSUD dr Soegiri untuk mendapatkan perawatan intensif agar selamat. Petugas Polsek Sukodadi kembali ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan ditemukan celana panjang warna ungu dan kain putih basah.

"Dua barang bukti diamankan polisi untuk penyelidikan, polisi sedang menangani perkaranya dan dalam pengembangan penyelidikan," ungkap Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Anton berharap masyarakat membantu polisi dan menginformasikan jika di tetangga ada yang mencurigakan.

"Barang kali ada yang sedang hamil tua dan lahir tapi tidak tahu rumahnya. Atau ada petunjuk lain," katanya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.