Senin, 15 Jun 2026 22:07 WIB

Perahu Tenggelam di Perairan Lamongan, 1 Nelayan Masih Hilang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 24 Mei 2022 06:36 WIB
Petugas gabungan Ditpolairud Polda Jatim, Sat Polairud Lamongan saat proses evakuasi perahu nelayan yang tenggelam di perairan Sedayulawas.(Foto: Ditpolairud polda jatim/jatimnow.com)
Petugas gabungan Ditpolairud Polda Jatim, Sat Polairud Lamongan saat proses evakuasi perahu nelayan yang tenggelam di perairan Sedayulawas.(Foto: Ditpolairud polda jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Kecelakaan laut menimpa perahu nelayan tanpa nama dinahkodai Saiful Arif di Perairan Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Senin (23/5/2022) pagi. Petugas gabungan dari Ditpolairud Polda Jatim bersama Sat Polairud Lamongan dan dibantu masyarakat pesisir lantas melakukan evakuasi.

"Ditpolairud Polda Jatim dan Sat Polairud Lamongan dibantu masyarakat pesisir setempat membantu evakuasi nelayan yang mengalami laka laut di perairan Sedayulawas," kata Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Puji menjelaskan, kecelakaan laut tersebut terjadi saat perahu berisi tiga orang, yakni Saiful Arif, Khid'firul Anzis dan Matakim, sedang mencari ikan. Namun sekitar pukul 04.00 WIB, diterjang ombak dan angin kencang sehingga mengakibatkan perahu terbalik dan tenggelam.

Saat itu, ketiga korban nelayan berusaha untuk menyelamatkan diri masing-masing. Mereka berenang menggunakan peralatan seadanya yang menempel di badannya.

"Dari laka tersebut ada dua orang, yakni Saiful Arif dan Khid'firul Anzis, yang dapat kami selamatkan. Sementara satu orang lagi yaitu Matakim masih dalam pencarian. Mudah-mudahan bisa segera kami temukan," jelasnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kini kedua korban selamat sedang dirawat di rumah sakit terdekat untuk diberikan tindakan medis.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Ditpolairud Polda Jatim melakukan imbauan dan pemberitahuan kepada nelayan tentang bahaya naiknya ketinggian air laut atau rob.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk prakiraan cuaca. Ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran kami agar selalu bermanfaat untuk masyarakat," tandas Puji.

Baca Juga: Kapal Nelayan Lamongan Dihantam Ombak, Nahkoda Selamat, 2 ABK Hilang

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.