Minggu, 21 Jun 2026 12:29 WIB

BNNP Jatim Gagalkan Jual Beli 16,9 Kg Ganja Melalui Medsos, 1 Tersangka Ditembak

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 20 Mei 2022 07:42 WIB
BNNP Jatim menggelar jumpa pers ungkap kasus jual beli ganja lewat medsos.(Foto: BNNP Jatim)
BNNP Jatim menggelar jumpa pers ungkap kasus jual beli ganja lewat medsos.(Foto: BNNP Jatim)

Surabaya - Peredaran 16,9 kg narkotika jenis ganja melalui media sosial (medsos) Instagram dan Telegram digagalkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim). Tiga orang yang diduga terlibat diamankan. Bahkan satu orang di antaranya ditembak. Mereka masing-masing YF, warga Jalan Kedurus, Karang Pilang, Surabaya; HGA, warga Jember yang tinggal di Jalan Husni Thamrin, Klojen, Malang; AH, warga Jalan Kencana, Wagir, Malang.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol M Aris Purnomo mengatakan, penangkapan ketiga tersangka merupakan hasil ungkap dari dua perkara berbeda. Salah satu modus yang dilakukan tersangka yakni dengan memasukkan ganja ke dalam kemasan berisi bubuk kopi.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Pengungkapan awal, kami amankan tersangka YF. Kami sita barang bukti ganja dengan total 1.981 gram atau 1,98 kg," kata Aris dalam siaran pers, Jumat (20/5/2022).

Saat diinterogasi, YF mengaku mendapat ganja dengan cara membeli melalui Instagram dari akun Omah Ijo. Kemudian YF berkomunikasi lewat aplikasi Telegram dengan tersangka Patah yang kini DPO. Kepada YF, Patah menyarankan untuk memesan melalui akun ph8coffe karena ganja akan disamarkan pengirimannya dengan bubuk kopi.

"Tersangka YF mengaku membeli ganja tersebut dengan harga Rp12 juta. Akan tetapi, ganja tersebut belum dibayar karena perjanjiannya barang dibayar apabila sudah sampai pembeli," jelasnya.

Untuk pengungkapan kedua, Tim BNNP Jatim menangkap tersangka HGA dan AH. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan informasi dari BNNP Sumatera Utara serta didukung informasi masyarakat.

Saat itu, Tim BNNP Jatim mendapat informasi bahwa di Kantor J&T Cabang Thamrin, Jalan Husni Thamrin, Klojen, Kota Malang, dan di Lapangan Bandulan, Sukun, Kota Malang akan ada transaksi narkotika. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, tim BNNP Jatim akhirnya berhasil menangkap tersangka HGA yang telah menerima paket berisi ganja.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Saat diinterogasi, HGA mengaku bahwa paket berwarna cokelat dengan packing kayu tersebut berisikan narkotika jenis ganja. Tersangka HGA sebelumnya sudah lima kali menerima paket ganja.

"Dari penangkapan tersangka HGA ini, tim menyita satu paket berwarna cokelat berisikan ganja sebanyak 15 bungkus dengan berat total 14.982 gram atau 14,98 kg," paparnya.

Aris melanjutkan, HGA juga mengaku setelah menerima paket ganja tersebut biasanya menyerahkan kepada penerimanya di Lapangan Bandulan Malang. Selanjutnya, Tim BNNP Jatim dan HGA menuju Lapangan Bandulan Malang. Di lokasi itu, HGA dan tim bertemu dengan seorang laki-laki sebagai penerimanya, yakni tersangka AH.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Saat berusaha mengambil paket, tersangka AH yang hendak ditangkap Tim kami malah mencoba melarikan diri. Tim pun akhirnya terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan ke bagian kaki sebelah kiri untuk melumpuhkan tersangka AH," tandas jenderal bintang satu tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, AH bersama HGA menerima paket ganja tersebut atas perintah atasannya bernama Sinyo, yang kini sudah ditetapkan sebagai DPO. AH juga mengaku telah lima kali menerima paket ganja atas perintah atasannya bernama Pablo, yang kini juga DPO.

Kini ketiga tersangka sudah ditahan. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sendangkan dari hasil ungkap, BNNP Jatim setidaknya berhasil menyelamatkan kurang lebih 34 ribu jiwa.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.