Kamis, 18 Jun 2026 09:39 WIB

Fakhri Husaini Sebut 6 Pemain Asli Lamongan Berpeluang Perkuat Persela

Seleksi pemain asli Lamongan digelar Persela di Stadiun Surajaya (Foto: Ainun for jatimnow.com)
Seleksi pemain asli Lamongan digelar Persela di Stadiun Surajaya (Foto: Ainun for jatimnow.com)

Lamongan - Dari 70 pemain asli Lamongan yang mengikuti seleksi Persela, kini tersisa 26. Pelatih Persela, Fakhri Husaini menyebut ada 6 pemain yang berpeluang memperkuat Laskar Joko Tingkir.

Pelatih kelahiran Lhoksoemawe itu menyebut jika talenta-talenta lokal Lamongan telah menunjukan kemampuan terbaiknya selama tiga hari masa seleksi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Menurut Fakhri, ada beberapa pemain yang memikat dirinya. Nantinya, para pemain ini akan direkomendasikan masuk ke dalam skuat Persela yang akan berkompetisi di Liga 2 musim depan atau minimal berstatus sebagai pemain magang.

"Saya melihat yang potensial ada sekitar empat sampai enam pemain. Ada di sayap, kemudian stopper, di striker," jelas Fakhri usai memantau jalannya seleksi di Stadion Surajaya, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Fakhri berharap pemain yang terpilih dari proses seleksi ini bisa memaksimalkan kesempatan yang ada, agar bisa berkembang dan bisa memberikan kontribusi untuk Persela.

"Buat saya penting bagi Persela mengakomodir bakat-bakat pemain lokal. Dan ini tentu tugas kami untuk memilih pemain-pemain yang tepat juga, sesuai dengan kebutuhan tim Persela," ucap Fakhri.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Meski begitu, para pemain ini tak boleh berpuas diri. Sebab keputusan akhirnya belum dikeluarkan dan jajaran pelatih akan menunjukkan nama-nama beserta hasil seleksi ke manajemen.

"Saya perlu rapat lagi dengan jajaran pelatih. Nanti juga perlu sampaikan ke Pak Fariz selaku manajer, siapa pemain yang layak untuk dipermanenkan atau juga magang di Persela," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.