Kamis, 18 Jun 2026 22:08 WIB

Motif Pembunuhan Perempuan di Hotel Kediri, Sakit Hati saat Kencan Pertama

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 17 Mei 2022 13:26 WIB
Polres Kediri menunjukkan pelaku pembunuhan dalam pres rilis. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Polres Kediri menunjukkan pelaku pembunuhan dalam pres rilis. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Hotel Kediri. Pelaku membunuh korban karena merasa sakit hati saat kencan pertama.

"Hubungan pelaku dan korban hanya sebatas teman kencan bertarif," kata Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha, Selasa (17/5/2022).

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Lebih lanjut diterangkan, malam berdarah itu merupakan pertemuan kedua pelaku dan korban. Sebelumnya pelaku dan korban pernah berkencan pada 7 Mei 2022 lalu.

Di pertemuan pertama itu pelaku mengaku sakit hati dengan perkataan korban sehingga merencanankan pembunuhan tersebut.

“Pelaku dan korban ini pertama kali kenal lewat Medsos pada 6 Mei, setelah kenalan korban menawarkan kencan. Akhirnya mereka bertemu di salah satu hotel di Kediri keeseokan harinya, 7 Mei 2022,” tambah dia.

Baca Juga: Pensiunan Guru SMA di Kediri Cabuli 12 Bocah, Ngaku Dipengaruhi Makhluk Gaib

Baca Juga: Identitas Pembunuh Perempuan di Hotel Kediri, Cleaning Service KUA Jombang

Pada Jumat 13 Mei, dipertemuan kedua itulah pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan pisau yang telah disiapkan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Sebelumnya, pelaku adalah Muhammad Wahyuddin Mahardhika, bujangan kelahiran Jombang, 16 Agustus 2001. Selama ini, dia tinggal di Dusun Kademangan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.

Ia ditangkap di tempatnya bekerja di KUA Jombang, setelah membunuh Ifa Yunani (33), yang mayatnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar Hotel Kediri, di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Sabtu (14/5/2022) lalu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.