Jumat, 19 Jun 2026 12:28 WIB

Tangis Warga di Benowo, Surabaya Pecah Sambut Jenazah Korban Kecelakaan Bus

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 16 Mei 2022 17:55 WIB
Sri Muid tak kuat menahan tangis saat jenazah keluarganya yang menjadi korban kecelakaan bus tiba di Benowo, Surabaya (Foto-foto: Zain Ahmad dan Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Sri Muid tak kuat menahan tangis saat jenazah keluarganya yang menjadi korban kecelakaan bus tiba di Benowo, Surabaya (Foto-foto: Zain Ahmad dan Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Tangis warga di Benowo, Surabaya pecah menyambut jenazah korban kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto, Senin (16/5/2022).

Dari pantauan jatimnow.com, suasana di salah satu rumah duka korban kecelakaan bus itu tampak sibuk oleh warga yang tengah menyiapkan pemakaman.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Seorang ibu terlihat menangis histeris sambil dibopong seorang pria. Tangis ibu bernama Sri Muid itu pecah setelah jenazah keluarganya, yaitu Ainur Rofiq tiba di rumah duka.

Usai pemakaman, wanita berkerudung itu mengatakan jika sebelum mendapat kabar kecelakaan, dia sempat divideo call oleh Ainur Rofik.

Sri Muid tak kuat menahan tangis saat jenazah keluarganya yang menjadi korban kecelakaan bus tiba di Benowo, SurabayaSri Muid tak kuat menahan tangis saat jenazah keluarganya yang menjadi korban kecelakaan bus tiba di Benowo, Surabaya

"Tadi pagi sempet divideo call dan anaknya Ainur itu sudah berdarah semua," tutur Sri sambil menangis.

Dia menjelaskan, Ainur Rofik dan warga setempat sebelum kecelakaan hingga meninggal dunia itu habis liburan di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ini acara kayak gumbulan (kelompok) warung gitu, bukan acara RT. Berangkat jam 9, Sabtu (14/5/2022) malam. Harusnya pagi tadi sampek rumah," jelasnya.

"Biasa pergi memang, meski ada pandemi kemarin. Tahun kemarin ke Bali," tambah Sri.

Sri sangat berduka dengan meninggalnya dua keluarganya yang lain, yaitu pasangan suami istri, Andik Suyanto dan Nita Agustin. Juga anak Nita yang kini masih kritis.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Keluarga korban kecelakaan bus menangis saat jenazah tiba di Benowo, SurabayaKeluarga korban kecelakaan bus menangis saat jenazah tiba di Benowo, Surabaya

"Mboten kuat kulo Gusti (tidak kuat saya Ya Allah). Salah nopo keluarga kulo niki (salah apa keluarga saya ini). Ya Allah," ucap Sri dengan tangis yang semakin menjadi-jadi.

Diketahui, Andik merupakan bapak sambung dari anak Nita. Sebelum kejadian ini, anak laki-laki Nita yang berumur 14 tahun telah lebih dulu meninggal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.