Kamis, 18 Jun 2026 00:46 WIB

Keluarga Sudah Tahu Mempelai Pria Akan Kabur dari Pernikahan di Magetan

Undangan pernikahan Ranting dan Gandi yang gagal.
Undangan pernikahan Ranting dan Gandi yang gagal.

Magetan - Ada fakta menarik dari resepsi pernikahan di Magetan viral karena digelar tanpa kehadiran mempelai pria. Bahwa pihak calon mempelai laki-laki tahu, jika sangat calon pengantin bakal kabur.

"Ya tahu. Gandi (nama calon pengantin laki-laki) tidak bakal hadir," ujar Senuhadi, ayah tiri Gandi di rumahnya, Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Magetan, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Dia menjelaskan bahwa anaknya, sehari sebelumnya pamit. Waktu itu Gandi mengatakan mau mencari biaya elektone sesuai permintaan keluarga calon mempelai perempuan.

Menurutnya, keluarga juga berencana tidak bakal hadir saat acara pernikahan. Tetapi, keluarga mempelai perempuan terus menelepon.

"Awalnya memang rencana ndak hadir. Karena dihubungi terus oleh pihak keluarga mempelai wanita akhirnya datang," terangnya.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Baca Juga: Begini Akhir Kisah Pernikahan Tanpa Mempelai Laki-laki di Magetan

Sebelumnya, sebuah video pernikahan berdurasi 17 detik viral. Video tersebut menggambarkan sebuah pesta resepsi namun tidak ada pengantin pria.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

Terlihat hanya calon pengantin perempuan yang menggunakan pakaian berwarna putih. Bersama kedua orang tua dan tamu-tamu yang datang dalam pernikahan yang batal itu.

Video tersebut diunggah oleh akun instagram @magetanviral. "5 menit baru paham. Lokasi Gambiran Maospati. #Magetan #Magetanviral," tulis akun @magetanviral.
Dalam 2 hari sejak diunggah sudah disukai oleh 851 netzen, dan 114 mengomentari.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.