Rabu, 17 Jun 2026 18:41 WIB

Warga Kota Kediri Bisa Lapor ke Nomor ini Bila Hewan Ternaknya Bergejala PMK

Kasi Kesmavet DKPP Kota Kediri, drh Pujiono (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kasi Kesmavet DKPP Kota Kediri, drh Pujiono (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri berupaya keras mencegah masuknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sejumlah daerah di Jawa Timur.

Masyarakat diminta melapor jika hewan ternaknya mengalami gejala penyakit tersebut melalui hotline service yang sudah disebar DKPP Kota Kediri.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

DKPP Kota Kediri menjalin koordinasi dengan para peternak, pedagang dan penjagal hewan ternak, Jumat (13/5/2022). Pengawasan ke kantong-kantong ternak dan pasar hewan juga rutin dilakukan.

"Walaupun di Kota Kediri tidak ditemukan kasus PMK, tapi kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan supaya virus tersebut tidak sampai masuk ke Kota Kediri, terlebih saat ini di Jawa Timur tercatat sudah ada 1600 kasus," ujar Kepala DKPP, Mohammad Ridwan.

Saat ini DKPP telah menyiagakan petugas-petugas seperti dokter hewan untuk selalu memantau kondisi hewan ternak. Terutama yang ada di pasar, sebab berdasarkan kasus yang pernah ditemukan di daerah lain, potensi penyebaran paling signifikan adalah di pasar.

"Memang PMK ini potensi bahayanya tidak terlalu signifikan, namun penyebarannya sangat cepat. Jika dalam satu kandang ada yang terinveksi, maka semuanya akan ketularan," tambah dia.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Sementara Kasi Kesmavet DKPP Kota Kediri, drh. Pujiono mengungkapkan, gejala-gejala yang mungkin timbul pada hewan yang terjangkit PMK, di antaranya demam tinggi (39-41 derajat), hipersalivasi dan berbusa, sebagian ada luka lepuh dilidah, pincang, luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku pada beberapa ekor sapi, tidak mau makan, gemetar dan napas cepat.

"PMK ini dapat menyerang hewan yang bercirikan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, rusa dan sejenisnya serta beberapa jenis hewan liar seperti bison, antelope, menjangan, jerapah dan gajah," terang drh. Pujiono.

Apabila ditemui gejala-gejala yang mengarah ke PMK, DKPP menyediakan layanan 3 'Hotline Servirce'. Untuk wilayah Kecamatan Mojoroto dapat menghubungi drh. Pujiono (081335641546), Kecamatan Kota drh. Yunus (085736421732) dan wilayah Kecamatan Pesantren drh. Ilham (08123249648).

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Lebih lanjut drh mengingatkan agar para peternak dapat menjaga kandang mereka. Mengingat virus ini akan memiliki kelangsungan hidup lebih lama jika berada di iklim yang sangat dingin, apabila ada bahan organik dan jika terlindung dari sinar matahari.

"Jadi ada baiknya sirkulasi di kandang ini harus bagus. Karena sebenarnya virus ini tidak akan bertahan lama jika terkena cahaya matahari secara langsung," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.