Kamis, 18 Jun 2026 10:23 WIB

Dicegat di Jembatan Suramadu, 2 Kendaraan Gagal Kirim Hewan Ternak ke Madura

Polisi mengamankan pikap yang mengangkut hewan ternak di Stasiun Karantina Pertanian di Kecamatan Labang, Bangkalan, Kamis (12/05/2022) malam. (Foto: Humas Polres Bangkalan)
Polisi mengamankan pikap yang mengangkut hewan ternak di Stasiun Karantina Pertanian di Kecamatan Labang, Bangkalan, Kamis (12/05/2022) malam. (Foto: Humas Polres Bangkalan)

Bangkalan - Polisi melakukan pendampingan terhadap operasi hewan ternak di Stasiun Karantina Pertanian di akses Jembatan Suramadu, Kecamatan Labang, Bangkalan, Kamis (12/05/2022) malam. Operasi dilakukan untuk mengantisipasi masuknya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.

Operasi berlangsung selama tiga jam. Yakni sejak pukul 19.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Semua kendaraan dari luar Bangkalan dihentikan dan diperiksa. Terutama kendaraan yang datang dari arah Surabaya.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

Hasilnya, polisi berhasil mengamankan dua kendaraan pengangkut hewan ternak, yakni mobil truk dan pikap. Kedua kendaraan mengangkut hewan ternak dari Surabaya dan Jawa Tengah.

Data yang dihimpun JatimNow, kendaraan yang diamankan adalah satu unit truk warna putih dengan nopol M 9356 G. Kendaran itu mengangkut empat ekor sapi dari Kota Surabaya dan akan dikirim ke Kwanyar, Kabupaten Bangkalan.

Sementara satu kendaraan lainnya yakni satu unit mobil pikap dengan nomor polisi W 9865 YB. Kendaraan berwarna hitam itu mengangkut 20 ekor kambing dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Hewan ternak akan diturunkan di Kabupaten Pamekasan.

Sapi yang diangkut truk diketahui milik Moh. Salih (46), warga Jalan Raya Jokotole, Kelurahan Somor Koneng, Kecamatan Kwanyar. Sementara hewan ternak yang diangkut pikap merupakan kepemilikan Khairul Ramadhan, 23, warga Dusun Barat Rt 01 RW 04 Desa Laden, Pamekasan.

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino mengungkapkan, polisi turut melakukan pendampingan dalam operasi hewan ternak. Personil yang diterjunkan melakukan pemeriksaan ketat terhadap kendaraan pengangkut hewan dari luar Bangkalan.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

"Kami mendengar informasi adanya kendaraan mengangkut hewan sebelumnya. Sehingga kami melakukan penjagaan. Hasilnya memang ada kendaraan yang berhasil kami amankan, " katanya.

Dua kendaraan pengangkut hewan ternak rencananya memanfaatkan jalan tikus setelah turun dari Jembatan Surabaya. Namun, polisi bergerak cepat. Sehingga, dua kendaraan berhasil dihentikan sebelum masuk ke jalur tikus.

Pengamanan dua kendaraan itu berselang satu jam. Polisi langsung meminta kendaraan diparkir di Stasiun Karantina Pertanian di Kecamatan Labang. Selanjutnya, semua hewan diperiksa dan diambil sampel darahnya.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Sepasang Kekasih di Rumah Kos Bangkalan Terungkap

"Sampel darah dikirim ke Kantor karantina pusat di Kamal untuk dilakukan uji lab. Apakah semua hewan steril ataukah sudah ada yang terjangkit virus PMK," katanya.

Kedua kendaraan dikembalikan ke daerah asal. Polisi membuat berita acara pengembalian tersebut. Sementara pemilik hewan akan diperiksa lebih lanjut.

"Kapolsek Sukolilo dan anggotanya akan melakukan pengembalian. Anggota Satlantas dan petugas karantina melakukan pengawalan kendaraan hingga batas bentang tengah Jembatan Suramadu," tuturnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.