Selasa, 16 Jun 2026 09:16 WIB

Cegah Wabah PMK Meluas, 9 Daerah di Jatim Dilarang Kirim Sapi ke Jombang

Sapi milik warga Dusun Kendi Wesi, Desa Pulorejo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang yang terjangkit PMK (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Sapi milik warga Dusun Kendi Wesi, Desa Pulorejo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang yang terjangkit PMK (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Dinas Peternakan Kabupaten Jombang melarang 9 daerah di Jawa Timur, mengirim sapi ke wilayahnya, untuk mencegah penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada hewan ternak.

"Hingga Jumat (12/5) malam, jumlah sapi yang suspek PMK jumlahnya 104 ekor, 5 di antaranya mati," jelas Agus.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Agus menyebut, ada dua desa di Kecamatan Wonosalam dan dua desa di Kecamatan Mojowarno dengan kasus PMK. Dua lainnya, ada di Kecamatan Kabuh dan Tembelang.

"Sapi-sapi ini mengalami gejala serupa dengan PMK, seperti mulut yang melepuh dan berbusa, beberapa sapi juga mulai luka di kaki, walaupun ada yang belum," terang Agus.

Agus menambahkan, seluruh sapi yang terjangkit PMK adalah jenis sapi potong. Sementara lima sapi yang mati, seluruhnya masih anakan atau pedhet.

"Belum ada temuan pada sapi susu atau sapi perah," tegasnya.

Untuk antisipasi, pihaknya juga telah meminta para pemilik sapi itu untuk melakukan pemisahan kandang atau karantina dengan sapi yang masih sehat. Upaya pemberian obat dan vitamin serta pengecekan berkala, juga telah dilakukan.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Agus menyatakan bahwa dinas peternakan sudah menerbitkan surat edaran perihal pembatasan hewan ternak yang boleh masuk ke Jombang.

"Jadi tidak ada penutupan pasar, tapi ada pembatasan asal hewan ternak yang boleh masuk," ujarnya.

9 daerah di Jawa Timur yang dilarang mengirim hasil ternaknya ke Jombang yaitu Kabupaten Lamongan, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Malang, Bangkalan, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang.

Daerah-daerah tersebut merupakan wilayah dengan laporan kasus hewan ternak terserang PMK terbanyak di Jatim.

Baca Juga: Kasus PMK di Kediri Naik Lagi: 1 Ekor Mati, 5 Dipotong Paksa

"Kita batasi, tidak ada lagi hewan ternak baik sapi, kambing maupun domba dari daerah-daerah itu masuk pasar hewan di Jombang," ungkapnya.

Pembatasan itu, akan dilakukan dengan pengawasan petugas kesehatan hewan di setiap pasar hewan. Selain hewan dari daerah-daerah itu, Agus menyebut masih diperbolehkan masuk Jombang, tapi dengan syarat ketat.

"Harus ada Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dinas peternakan setempat," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.