Kamis, 18 Jun 2026 02:33 WIB

DLH Duga Bau Air Saluran Pertanian di Jabon, Jombang Seperti Limbah Usus

Air saluran pertanian yang diambil sampelnya oleh petugas DLH Kabupaten Jombang (Foto: DLH Jombang)
Air saluran pertanian yang diambil sampelnya oleh petugas DLH Kabupaten Jombang (Foto: DLH Jombang)

Jombang - Setelah mendapat laporan keluhan warga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akhirnya mengambil sampel air pada saluran pertanian di Dusun Jabon, Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang yang diduga tercemar.

Air saluran pertanian yang terkadang berbau seperti bangkai itu akan diuji laboratorium untuk mengetahui kandungan di dalamnya, apakah air tersebut tercemar limbah atau apa.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Kepala DLH Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum mengatakan bahwa timnya sudah melakukan pengecekan pada Rabu (11/5/2022) malam. Dari hasil pengecekan itu, diketahui memang air pada saluran pertanian tersebut berbau busuk.

Baca juga:  Air Saluran Pertanian di Jabon, Jombang Diduga Tercemar, Warga Mengeluh

"Tadi malam langsung cek ke lokasi. Laporan dari teman-teman baunya seperti limbah usus. Tapi ini masih dugaan sementara," ungkap Ulum, Kamis (12/5/2022).

Dikatakan Ulum, berdasarkan informasi dari masyarakat maupun data lapangan, di wilayah Desa Plosogeneng banyak sekali kegiatan pemanfaatan usus hewan.

"Kegiatan pemanfaatan usus kelihatannya banyak terdapat di sekitar sana," ucapnya.

Baca Juga: Dukung Petani, PTP Nonpetikemas Percepat Distribusi Bahan Baku Pupuk

Meski demikian, Ulum mengaku masih akan memastikan lagi, apa penyebab bau pada air saluran pertanian yang dikeluhan warga Dusun Jabon, Desa Plosogeneng itu.

"Akan kami tindaklajuti dan pastikan lagi. Untuk hari ini kayaknya teman-teman ambil sampel air lagi dan sudah dikirim ke laboratorium," tegasnya.

Menurut Ulum, waktu yang diperlukan dalam uji laboratorium itu kurang lebih dua pekan. Selanjutnya hasil laboratorium yang menjelaskan kandungan apa saja dan seperti apa baku mutu air saluran pertanian itu, dapat diketahui.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Nanti hasilnya kalau sudah keluar kami update lagi," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Jabon, Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, mengeluhkan kondisi air saluran pertanian di wilayahnya. Sebab air di sana mengeluarkan bau seperti bangkai. Kejadian itu disebut sudah berlangsung sejak satu tahun lalu.

Warga menduga bau yang mencemari air saluran pertanian itu, merupakan dampak dari keberadaan pabrik yang ada di sekitar desa.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.