Kamis, 18 Jun 2026 02:37 WIB

Penipuan Rp1,7 M Bermodus Pemilik Koperasi, Warga Kota Malang Ditetapkan DPO

Polresta Malang Kota menetapkan DPO untuk tersangka penipuan Rp1,7 miliar. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Polresta Malang Kota menetapkan DPO untuk tersangka penipuan Rp1,7 miliar. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Malang - Polresta Malang Kota menetapkan Soedarsono (57), warga Jalan Pahlawan Trip, Taman Ijen B 16C, RT 1 RW 10 Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Klojen, Kota Malang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penetapan Mboen, nama alias Soedarsono sebagai DPO, lantaran dirinya mangkir dari pemanggilan terkait kasus dugaan penipuan hingga merugikan korban Rp1,7 miliar.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febriyanto Prayogapada mengatakan, modus pelaku yakni mengaku sebagai pemilik Koperasi Serba Usaha 'Lumbung Astho' di Jalan Letjen Sutoyo Kota Malang.

"Padahal sebenarnya jabatan dia hanya manajer pengurus, modus itu ia gunakan untuk meyakinkan dan memberikan iming-iming keuntungan kepada korban hingga merugi miliaran rupiah," jelasnya, Kamis (12/5/2022).

Korban diketahui menginvestasikan uangnya sejak tahun 2018. Karena pelaku ingkar janji, korban pun terus menagih dan berujung pelaporan ke kepolisian.

Baca Juga: Transaksi Saham di Wilayah OJK Kediri Capai Rp3,63 T, Naik 113,28 Persen

Uang hasil penipuan itu, lanjut Bayu, digunakan pelaku untuk membeli beberapa aset atas nama dirinya.

"Pelaku kita tetapkan tersangka sejak Mei ini karena selalu mangkir dari panggilan. Lalu kita jadikan DPO pasalnya keberadaanya tidak diketahui. Petugas sudah melakukan pencarian dan masih belum ditemukan," imbuhnya.

Baca Juga: Pelarian Bo Feng Mei Berakhir di Surabaya Setelah 14 Tahun

Ciri-ciri DPO, memiliki tinggi badan 170 sentimeter, kulit putih, badan kurus, dan rambut hitam lurus. Terkait adanya korban lain dalam kasus tersebut, Bayu membenarkan. Namun pihaknya akan fokus pada satu korban yang sudah melapor.

"Korban lain ada, tapi belum lapor. Makanya kita fokus kepada satu korban ini. Tentu nanti akan kita kembangkan terus kasus ini," tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.