Jumat, 19 Jun 2026 11:39 WIB

Cegah Wabah PMK di Kediri, Mas Dhito Sebar Petugas Pantau Lalu Lintas Ternak

DKPP Kabupaten Kediri melakukan pengecekan di pasar hewan.(Foto: Humas Pemkab Kediri/Jatimnow.com)
DKPP Kabupaten Kediri melakukan pengecekan di pasar hewan.(Foto: Humas Pemkab Kediri/Jatimnow.com)

Kediri - Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak dengan cepat menyebar ke berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim). Tak ingin wabah itu masuk ke Kabupaten Kediri, Bupati Hanindhito Himawan Pramana mengintruksikan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) memantau lalu lintas hewan ternak.

"Menyikapi temuan kasus PMK pada hewan ternak di Jawa Timur, kami minta petugas bergerak mencegah jangan sampai penyakit ini masuk ke Kabupaten Kediri yang berdampak pada peternak kami," kata Mas Dhito, Selasa (10/5/2022).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Saat ini DKPP Kabupaten Kediri melakukan pengecekan secara intens di pasar-pasar hewan, Rumah Potong Hewan (RPH), termasuk pengawasan di perbatasan. Terutama jalan yang menjadi pintu masuknya hewan ternak dari luar daerah. Tak hanya itu, kandang ternak terutama program Desa Korporasi Sapi turut menjadi prioritas pengawasan.

Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, setelah sebelumnya ditemukan di Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Mojokerto, penyakit itu telah merambah ke daerah lain. Update di Jatim, berdasarkan hasil uji laboratorium ditemukan penambahan di Malang, Probolinggo dan Pasuruan.

"Jadi ini ketar-ketir kalau ternak di Jatim kena semua. Ternak kami tidak boleh keluar dan peternak terdampak sekali, makanya kami jaga jangan sampai muncul kasus di Kediri," katanya.

PMK disebabkan virus dan menyerang hewan sapi, kambing, domba, onta dan babi. Adapun persentase penularannya antara 90-100 persen. Penyebaran PMK bisa lewat sela jari maupun air liur hewan yang positif terinfeksi PMK.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Selain pengecekan hewan ternak pada bagian mulut dan kaki, pihaknya juga melakukan penyemprotan desinfektan di kendaraan angkut hewan ternak. Selain Pasar Hewan Grogol, pasar hewan lain yang ada di Kabupaten Kediri baik yang dikelola Pemkab Kediri maupun pemerintah desa terus dalam pantauan.

"Penyemprotan di kandang ternak juga harus dilakukan. Makanya kami juga akan menyusun pembagian desinfektan kepada kelompok-kelompok ternak," ungkap Tutik.

Meski tidak ditemukan kasus hewan terinfeksi PMK di Kabupaten Kediri, kewaspadaan tetap ditingkatkan. Sebab bilamana suatu wilayah di diagnosa PMK, semua ternaknya tidak diperbolehkan keluar daerah. Hal inilah yang menjadi perhatian Pemkab Kediri supaya kasus PMK di Jawa Timur tidak merembet ke Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Kami juga mengimbau kepada seluruh petugas peternakan di kecamatan, seluruh dokter hewan baik yang mandiri maupun yang praktek di dinas untuk mengawasi daerahnya masing-masing. Bilamana ditemukan gejala PMK, supaya segera melaporkan kepada petugas untuk dilokalisasi," pungkasnya.

(ADV)

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.