Senin, 15 Jun 2026 08:49 WIB

Polisi Gadungan Peras Warga di Mojokerto, Polres Imbau Hal Ini

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Kasus pemerasan yang menjerat empat polisi gadungan di Kabupaten Mojokerto, menjadi perhatian Satreskrim Polres Mojokerto. Terlebih, para pelaku yang sempat dihajar massa itu sudah melancarkan aksinya di tujuh TKP, dengan total kerugian korban mencapai Rp100 juta.

Pelaku yang diamankan dengan mengatasnamakan anggota Polda Jatim, yakni Iskak dan Rendrika Pramana Putra warga asal Sidoarjo, Sugeng asal Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik dan VA warga Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Baca juga:

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Pringgodani mengatakan, hingga saat ini ada empat korban yang telah melapor ke pihak kepolisian.

"Yang sudah melapor ke kita ada empat orang yang melapor dan sudah dijadikan satu bikin laporan dengan modusnya sama," kata Gondam, Selasa (10/5/2022).

Mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya ini menambahkan, hasil penipuan atau pemerasan yang dilakukan para pelaku ini dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Mereka tidak ada pekerjaan tetap, cuman itu kita temukan KTP dan id card itu aja, pekerjaannya tidak tetap," jelasnya.

Alumni Akpol 2013 ini mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpercaya yang mengaku anggota polisi namun ujung-ujungnya diperas.

"Tolong untuk masyarakat terkait masalah ada oknum atau yang mengatasnamakan polisi mohon di kroscek dahulu. Kami kepolisian kalau melaksanakan tugas ada surat perintah tidak hanya serta merta kita menangkap orang tanpa ada dasar. Tanyakan surat perintah dan identitas KTA (kartu tanda anggota)," pungkasnya.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Sampai saat ini polisi memburu lima orang yang terlibat pemerasan dengan mengaku sebagai anggota Polri yang berdinas di Polda Jatim tersebut.

"Ada lima orang yang masih dalam pengejaran oleh tim Resmob dan Opsnal Pidum," sebut Gondam belum lama ini.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.