Senin, 15 Jun 2026 05:59 WIB

Perhatian! Pemerintah Akan Terapkan Lockdown Jika PMK Tak Bisa Ditekan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (baju gelap) usai Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (9/5/2022) malam.(Foto: Ni`am Kurniawan/jatimnow.com)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (baju gelap) usai Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (9/5/2022) malam.(Foto: Ni`am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Pemerintah telah menyiapkan skema lockdown untuk menekan penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Hal itu diungkapkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (9/5/2022) malam.

"Kami lihat seperti apa level penyakit yang ada. Kalau tingkat desa, ya desa yang lockdown. Kalau kecamatan, ya lockdown kecamatan," ucap Mentan kepada wartawan.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

Ia menjelaskan, penularan virus PMK kepada hewan ternak sangat cepat. Jika di persentasekan hampir 90 persen. Jadi jika ada satu saja hewan ternak yang terpapar, maka potensi besar dalam satu kandang juga tertular.

"Karena mutasi lewat kontak langsung atau angin airborne yang bisa jatuh 3 km. Jadi harus sisihkan ke sana," jelasnya.

Namun dari potensi penularan yang tinggi itu, Mentan memastikan virus PMK tidak menyerang manusia. Ia meminta warga untuk tidak panik. Saat ini, pemerintah tengah serius meneliti virus tersebut dan memproyeksikan membuat vaksin sendiri.

"Sesudah itu baru ditentukan vaksin yang cocok. Kemungkinan vaksinnya tadi ibu gubernur, kita buat sendiri saja seperti yang lalu ternyata cukup ampuh," katanya.

Baca Juga: Pemkab Ponorogo Terima 3.500 Dosis Vaksin PMK, Fokus pada Zona Hijau

Di tempat sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan saat ini proses isolasi masih berbasis kandang per kandang. Sehingga hewan ternak yang telah positif terpapar PMK dilarang untuk keluar dari kandangnya.

Khofifah menambahkan, sejumlah hewan yang terjangkit PMK sudah disuntik obat beberapa waktu lalu. Hasil monitoringnya, terdapat reaksi positif setelah 3 hari penyuntikan. Hewan-hewan yang telah disuntik mulai menunjukan kesembuhan secara berkala.

"Yang disuntik kedua jarak tiga hari, ternak itu sudah membaik. Jadi kami berharap ada penyuntikan masif. Utamanya di kandang bergejala. Paling tidak tiga kali penyuntikan," katanya.

Baca Juga: Wabah PMK di Ponorogo, Harga Sapi dan Kambing Anjlok

Saat ini, pihaknya telah melakukan melakukan penyuntikan rata-rata dua kali. Ia optimistis dari suntikan yang ketiga nanti virus PMK pada ternak bisa sembuh.

"Sekarang sudah dua kali rata-rata. Kami koordinasikan dengan Pak Mentan supaya ketersediaan obat-obatan analgesik antibiotik vitamin tercukupi. Saya minta ke ikatan alumni FKH Unair turunkan tim LBH banyak supaya penyuntikan lebih masif," tandas mantan Mensos itu.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.