Sabtu, 25 Jul 2026 00:30 WIB

Wabah PMK di Ponorogo, Harga Sapi dan Kambing Anjlok

Perdagangan ternak di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Perdagangan ternak di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang merebak di Kabupaten Ponorogo berdampak besar pada harga hewan ternak. Harga sapi mengalami penurunan drastis hingga 50 persen, sementara harga kambing juga turut anjlok.

Suyadi, pedagang sapi asal Desa Tajug, Kecamatan Siman, mengungkapkan bahwa sapi miliknya kini hanya ditawar setengah dari harga normal.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

“Sapi saya ini cuma ditawar Rp8 juta per ekor. Padahal biasanya bisa laku Rp16 juta. Kondisinya sehat, tapi pembeli tetap menawar murah karena takut PMK,” ujarnya, Minggu (12/1/2025).

Kondisi pasar hewan yang tidak stabil membuat para peternak seperti Suyadi khawatir. Ia sempat membawa sapinya ke Pasar Hewan Jetis pada Jumat (10/1/2025) dengan harapan bisa segera menjual, namun harga yang ditawarkan jauh di bawah ekspektasi.

Penurunan harga ternak tidak hanya terjadi pada sapi, tetapi juga kambing. Hermanto, seorang pedagang kambing asal Kecamatan Bungkal, mengungkapkan bahwa harga kambing yang biasanya laku Rp2 juta per ekor kini hanya dihargai Rp1,7 juta.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

“Penurunan harga ini cukup terasa, sekitar Rp300 ribu per ekor. Pembeli katanya takut PMK, meski sebenarnya kambing belum ada laporan terkena virus,” ujar Hermanto.

Ia juga menambahkan bahwa penutupan pasar hewan di beberapa daerah akibat PMK semakin mempersulit penjualan.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ponorogo, populasi sapi di wilayah tersebut mencapai 68 ribu ekor.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Namun, 346 ekor sapi telah terkonfirmasi terjangkit PMK. Dari jumlah tersebut, tujuh ekor dilaporkan mati, tiga ekor harus dipotong paksa, dan 25 ekor berhasil sembuh.

Dengan kondisi ini, peternak berharap pemerintah dapat segera mengendalikan penyebaran wabah PMK agar pasar hewan kembali normal dan harga ternak stabil.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.