Selasa, 09 Jun 2026 17:54 WIB

Wabah PMK di Ponorogo, Harga Sapi dan Kambing Anjlok

Perdagangan ternak di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Perdagangan ternak di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang merebak di Kabupaten Ponorogo berdampak besar pada harga hewan ternak. Harga sapi mengalami penurunan drastis hingga 50 persen, sementara harga kambing juga turut anjlok.

Suyadi, pedagang sapi asal Desa Tajug, Kecamatan Siman, mengungkapkan bahwa sapi miliknya kini hanya ditawar setengah dari harga normal.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Sapi saya ini cuma ditawar Rp8 juta per ekor. Padahal biasanya bisa laku Rp16 juta. Kondisinya sehat, tapi pembeli tetap menawar murah karena takut PMK,” ujarnya, Minggu (12/1/2025).

Kondisi pasar hewan yang tidak stabil membuat para peternak seperti Suyadi khawatir. Ia sempat membawa sapinya ke Pasar Hewan Jetis pada Jumat (10/1/2025) dengan harapan bisa segera menjual, namun harga yang ditawarkan jauh di bawah ekspektasi.

Penurunan harga ternak tidak hanya terjadi pada sapi, tetapi juga kambing. Hermanto, seorang pedagang kambing asal Kecamatan Bungkal, mengungkapkan bahwa harga kambing yang biasanya laku Rp2 juta per ekor kini hanya dihargai Rp1,7 juta.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

“Penurunan harga ini cukup terasa, sekitar Rp300 ribu per ekor. Pembeli katanya takut PMK, meski sebenarnya kambing belum ada laporan terkena virus,” ujar Hermanto.

Ia juga menambahkan bahwa penutupan pasar hewan di beberapa daerah akibat PMK semakin mempersulit penjualan.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ponorogo, populasi sapi di wilayah tersebut mencapai 68 ribu ekor.

Baca Juga: Antisipasi Merebaknya Wabah PMK, Disnakeswan Tulungagung Pantau Pasar Hewan

Namun, 346 ekor sapi telah terkonfirmasi terjangkit PMK. Dari jumlah tersebut, tujuh ekor dilaporkan mati, tiga ekor harus dipotong paksa, dan 25 ekor berhasil sembuh.

Dengan kondisi ini, peternak berharap pemerintah dapat segera mengendalikan penyebaran wabah PMK agar pasar hewan kembali normal dan harga ternak stabil.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.