Kamis, 18 Jun 2026 19:38 WIB

Hasil Lab Keluar, DLH Jombang Pastikan Air di Saluran Gatsu Tercemar Limbah

Saluran air di Jalan Gatot Subroto, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, yang kondisi airnya tercemar limbah.(Foto: Elok Aprianto)
Saluran air di Jalan Gatot Subroto, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, yang kondisi airnya tercemar limbah.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang melakukan uji laboratorium sampel air dari saluran Jalan Gatot Subroto (Gatsu) di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Kini hasilnya sudah keluar. Dipastikan, air di saluran tersebut tercemar limbah produksi.

"Untuk hasil laboratoriumnya sudah keluar. Memang ada indikasi tercemar limbah," ungkap Kepala DLH Kabupaten Jombang Miftahul Ulum, Senin (9/5/2022).

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Adapun uji laboratorium hasilnya melebihi batas baku mutu. Jadi dapat dipastikan saluran itu tercemar limbah. Memang di sekitar lokasi saluran terdapat beberapa pabrik, seperti pabrik kecap dan pabrik pengelolaan plastik.

"Untuk parameternya kan banyak sekali, saya tidak hafal. Tapi yang jelas itu sudah melebihi baku mutu. Memang ada beberapa pabrik. Ini kami akan memastikannya lagi," ucapnya.

Untuk memastikan hal itu, DLH Jombang akan melakukan pengecekan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah pabrik yang diindikasikan mencemari saluran air. Jadi pihak DLH belum bisa memastikan pabrik mana yang mencemari air saluran tersebut.

Baca Juga: Sopir Diduga Mengantuk, Mobil di Surabaya Terperosok di Saluran Air

“Kami cek dulu ke pabrik untuk memastikan hasil laboratoriumnya. Setelah kami cek, pasti nanti diketahui limbah ini berasal dari mana," tegas Ulum.

Seperti diberitakan sebelumnya, DLH Jombang mengambil sejumlah sampel air dari saluran pembuangan air di Jalan Gatot Subroto, Jombang. Menyusul adanya laporan warga yang mengeluhkan kondisi air yang keruh dan berbau menyengat. Selain mengecek kebenaran kondisi saluran, tim DLH juga mengambil sejumlah sampel air untuk memastikan apa yang menyebabkan saluran air menimbulkan bau busuk.

”Kemarin setelah ada laporan, kami langsung menerjunkan tim. Kami ambil sampel lima titik agar menguatkan hasilnya nanti,” bebernya.

Baca Juga: Pameran Bayi Mikroplastik di Surabaya, Potret Kelam Penjajahan Plastik

Sementara itu, warga sekitar mengeluhkan kondisi air yang mengeluarkan bau busuk. Wibowo, salah satu warga sekitar mengatakan, memang sering kali saluran itu menimbulkan bau.

”Ya kemungkinan itu sudah tercemar limbah. Karena kalau lewat situ selalu tercium bau tak enak. Arahnya dari Selatan,” tukasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.