Minggu, 21 Jun 2026 12:47 WIB

Jualan Alas Duduk di Alun-alun Kota Malang, Nur Cilok Raup Cuan Sampai Jutaan

Nur Cilok, penjual alas duduk di Alun-alun Kota Malang. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Nur Cilok, penjual alas duduk di Alun-alun Kota Malang. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Malang - Libur Lebaran 2022 membawa berkah bagi Nur Cilok (40). Ia meraup untung dari hasil menjual alas duduk di Alun-alun Kota Malang. Keuntungannya mencapai jutaan rupiah.

Dalam seminggu, warga Kecamatan Sawojajar, Kota Malang tersebut mendapatkan Rp1,3 juta. Dalam sehari dia mampu menjual 200 hingga 300 alas duduk dengan harga Rp5 ribu per lembar.

Baca Juga: Selama Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan di Tulungagung Meningkat 16 Persen

"Alhamdulillah lebaran ini memberikan banyak berkah untuk saya dan teman-teman. Semua karena pengunjung memang cukup ramai, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemi," ungkap Nur, Minggu (8/5/2022).

Alas duduk ditawarkan pada pengunjung yang menikmati suasana alun-alun di masa libur Lebaran dengan duduk santai di atas rumput. Ia mulai berjualan pukul 09.00-12.00 WIB dengan mendatangi satu per satu pengunjung di lokasi.

Baca Juga: Wisata Sumber Banteng, Destinasi Air Favorit di Kota Kediri Saat Libur Lebaran

Uniknya, Nur membuat sendiri alas itu dengan memanfaatkan kemasan bekas makanan yang sulit terurai.

"Kalau bahan alas duduk itu saya buat sendiri, jadi saya mengumpulkan bekas-bekas bungkus makanan yang berbahan plastik. Lalu saya rekatkan satu persatu sampai jadi alas," jelasnya.

Baca Juga: Libur Lebaran, Pengunjung Gunung Kelud Melonjak hingga 9 Kali Lipat

Di tempat yang sama, Arief Juli Prabowo wisatawan asal Kabupaten Blitar mengaku tak keberatan mengeluarkan uang Rp5 ribu untuk setiap alas yang dijual oleh Nur. Bahkan dirinya merasa terbantu dengan adanya pedagang alas duduk di Alun-alun Kota Malang.

"Gak keberatan malah terbantu kok. Adanya alas ini membuat saya bersama keluarga bisa bersantai menikmati pemandangan air mancur dan burung-burung dara yang berterbangan," tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.