Wisata Sumber Banteng, Destinasi Air Favorit di Kota Kediri Saat Libur Lebaran
- Penulis : Yanuar D
- | Selasa, 24 Mar 2026 21:25 WIB
jatimnow.com - Wisata Sumber Banteng menjadi salah satu destinasi air di Kota Kediri yang sangat direkomendasikan untuk dikunjungi saat libur Lebaran. Tempat ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan spiritual.
Ketua Pokdarwis Sumber Banteng, Sudarman, menjelaskan bahwa awal pengelolaan kawasan ini bukan untuk tujuan wisata, melainkan sebagai upaya melestarikan sumber mata air yang tidak pernah kering, bahkan saat musim kemarau.
Baca Juga: Libur Panjang di Awal 2026 Ini Bawa Berkah bagi Pariwisata Kabupaten Kediri
“Ya, awalnya kita cuma melestarikan alam saja, merawat mata airnya karena walaupun kemarau, mata air ini tetap ada, jadi enggak kering, dieman-eman. Jadi kita bersama warga, semuanya gotong royong kita lestarikan alam ini, ya alhamdulillah menjadi wisata,” jelasnya.
Menurut Sudarman, perkembangan Sumber Banteng sebagai objek wisata terjadi secara alami seiring meningkatnya kunjungan masyarakat. Pengelolaan kemudian dikemas dengan memadukan unsur alam dan budaya tradisional agar tetap menjaga nilai kearifan lokal.
Saat ini, Sumber Banteng menawarkan berbagai aktivitas berbasis alam. Pengunjung dapat menikmati wahana seperti naik perahu, memberi pakan ikan, terapi ikan, hingga mandi di sumber air alami yang jernih.
Salah satu daya tarik utama tempat ini adalah keberadaan “air eksklusif” yang dikenal sebagai Air Sumber Towo. Air tersebut dipercaya masyarakat memiliki khasiat tertentu. Bahkan, berdasarkan uji laboratorium oleh Graha Mutu Persada Mojokerto serta program KKN mahasiswa Universitas Negeri Malang pada 2023, air ini memiliki tingkat keasaman (pH) 7,10 yang tergolong netral dan layak dikonsumsi langsung dari sumbernya.
“Jadi, air eksklusif yang ada di sini secara baku mutu bisa langsung diminum,” imbuh Sudarman.
Baca Juga: Selama Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan di Tulungagung Meningkat 16 Persen
Selain nilai kesehatan, masyarakat juga meyakini air tersebut memiliki manfaat spiritual, bergantung pada niat dan doa masing-masing individu.
“Khasiatnya untuk segala penyakit, tergantung niat kita. Semuanya untuk naik jabatan, untuk cepat dapat jodoh, itu bisa. Yang penting itu tergantung doanya itu,” jelasnya.
Tak hanya itu, Sumber Banteng juga menjadi lokasi pelestarian ikan air tawar endemik. Berbagai jenis ikan lokal seperti wader, gabus, lele lokal, baderbang, hingga ikan sengkaring atau yang dikenal sebagai ikan dewa, turut dibudidayakan di kawasan ini.
Baca Juga: Libur Lebaran, Pengunjung Gunung Kelud Melonjak hingga 9 Kali Lipat
Beragam ikan khas Jawa Timur tersebut sengaja dipelihara untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkenalkan kekayaan hayati daerah kepada para pengunjung.
Dengan konsep wisata berbasis alam, budaya, dan konservasi, Sumber Banteng menjadi contoh nyata bagaimana inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat berkembang menjadi potensi ekonomi, sekaligus sarana edukasi dan pelestarian alam yang berkelanjutan.
Menariknya, tidak ada tarif tiket masuk yang ditetapkan di wisata ini. Pengunjung hanya diminta memberikan kontribusi seikhlasnya.
Editor : Yanuar D