Jumat, 24 Jul 2026 22:50 WIB

Tak Ada Perpanjangan Libur untuk SMA, SMK dan SLB di Jatim

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi (Foto: Dok. jatimnow.com)
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi (Foto: Dok. jatimnow.com)

Surabaya - Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) tidak mengambil kebijakan untuk memperpanjang libur sekolah jenjang SMA/SMK dan SLB seperti yang dilakukan provinsi lain, menyusul potensi kemacetan lalu lintas saat arus balik Lebaran 2022.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi, hal tersebut dilakukan karena wilayahnya bukan daerah tujuan balik. Melainkan daerah keluarnya para pemudik.

Baca Juga: Ribuan Anak di Tulungagung Tak Sekolah, Dinas Pendidikan Lakukan Hal Ini

"Artinya lebih banyak yang meninggalkan saat arus balik dibanding yang masuk ke Jatim. Sehingga relatif lalu lintas itu tidak mengganggu siswa saat pergi dan pulang sekolah," ujar Wahid saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (7/5/2022).

Wahid menegaskan bahwa sekolah dalam naungan provinsi yaitu SMA/SMK dan SLB tetap akan masuk pada Senin (9/5/2022).

"Jadi tidak ada perpanjangan libur," tegas pria yang juga menjabat PJ Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim ini.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Meski proses pembelajaran akan dimulai Senin (9/5/2022), Wahid menyampaikan bahwa tidak semuanya harus datang ke sekolah. Karena Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tetap merujuk pada aturan pandemi Covid-19, yaitu disesuaikan dengan PPKM level daerah masing-masing.

"Kalau Level 1 itu 100 persen, Level 2 itu 50 persen dengan 6 jam pelajaran masing-masing jam pelajaran 45 menit. Level 3 masuk 50 persen dengan 4 jam pelajaran. Kita masih ikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)," papar dia.

Baca Juga: Survei BI Mei 2026: Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Lampaui Nasional

Terkait PPKM level di 38 kabupaten/kota di Jatim, Wahid belum bisa merincinya. Tapi yang jelas, masih terdapat beberapa kabupaten dan kota yang menerapkan PPKM Level 3 berdasarkan Inmendagri.

"Kalau Level 4 sudah tidak ada. Yang jelas kita mengikuti Inmendagri," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.