Rabu, 17 Jun 2026 03:16 WIB

Semarak Tradisi Kupatan di Lamongan, Pedagang Janur Panen Cuan

Aktifitas pedagang janur di Lamongan yang mulai kebanjiran pembeli menyambut Lebaran Ketupat.(Foto : Adyad Ammy Iffansah)
Aktifitas pedagang janur di Lamongan yang mulai kebanjiran pembeli menyambut Lebaran Ketupat.(Foto : Adyad Ammy Iffansah)

Lamongan - Tradisi kupatan atau Lebaran Ketupat dirayakan sepekan setelah Idul Fitri. Momen itu dimanfaatkan sebagian warga Lamongan. Mereka berdagang janur untuk meraup cuan.

Janur adalah daun muda dari beberapa jenis palma besar seperti kelapa dan siwalan. Barang tersebut bahan utama pembuatan ketupat. Karena berfungsi sebagai pembungkus, banyak di antara janur kemudian divariasikan menjadi berbagai bentuk unik dan menarik.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Tak ayal, janur banyak diburu warga di momen Lebaran Ketupat. Salah satu tempat banyak warga mencari dan menjual janur yakni di Pasar Rakyat Sukomulyo.

Pedagang Janur di Pasar Rakyat Sukomulyo Lamongan, Hepy mengaku mendapat berkah dari momen Lebaran Ketupat tahun ini. Ia meraup cukup banyak keuntungan. Terlebih dengan situasi pandemi yang melandai, membuat daya beli masyarakat terdongkrak.

"Penjualan Alhamdulillah ramai. Karena mungkin (situasi pandemi) sudah bebas ini, ekonomi mulai pulih. Jadi ya lumayan," kata Hepy, Sabtu (7/6/2022).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Bahkan untuk memenuhi permintaan pasar, ia mendatangkan janur dari Kabupaten Lumajang. Selama hampir 4 hari berdagang, Hepy telah menjual 4 pikap janur.

"Untuk satu ikat besar berisi 500 lembar janur dijual dengan harga Rp150 ribu. Kalau eceran satu ikat isi 80 lembar, harganya Rp25 ribu," ujar Hepy.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Selain Hepy, banyak penjual janur yang membeber dagangannya di Pasar Rakyat Sukomulyo Lamongan. Mereka berusaha memanfaatkan momen Lebaran Ketupat untuk mengais rezeki.

Tidak hanya dalam bentuk lembaran janur, mereka juga menjual aneka jenis bungkus ketupat. Mulai dari berbentuk ikan hingga bebek.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.