Selasa, 16 Jun 2026 04:33 WIB

Bupati Sampang Dukung Pemberatasan Narkoba di Madura

Sejumlah pejabat menghadiri rapat koordinasi pemberantasan narkoba di Madura.(Foto: Prokopim for jatimnow.com)
Sejumlah pejabat menghadiri rapat koordinasi pemberantasan narkoba di Madura.(Foto: Prokopim for jatimnow.com)

Surabaya - Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menghadiri rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Mapolda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (6/5/2022) malam. Pihaknya sepakat mendukung pemberantasan narkoba yang dianggap mengancam generasi muda.

Rapat koordinasi turut dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya, BNNP Jawa Timur dan sejumlah pejabat di Madura. Rapat dipimpin langsung oleh Menkopolhukam Mahfud MD. Pertemuan itu membahas soal pengendalian peredaran narkoba yang cukup mengkhawatirkan di Jawa Timur, khususnya di Madura.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mendukung upaya serius Menkopolhukam bersama jajaran kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba di Jawa Timur. Khususnya di Sampang.

"Kami hadir dan membahas pengendalian peredaran narkoba. Tentunya kami sangat mendukung untuk menyelamatkan generasi muda sebagai penerus bangsa, " katanya.

Upaya konkret untuk menekan laju kasus narkoba sudah dilakukan melalui beberapa langkah. Salah satunya pembangunan Mako Brimob di wilayah Pantai Utara Kabupaten Sampang. Targetnya ada perubahan jika sudah ada pos pantau secara langsung. Jadi bisa mengurangi bahkan peredaran narkoba bisa diatasi dengan cepat.

“Kami berkomitmen bahwa narkoba adalah musuh bersama. Karena merusak generasi bangsa. Untuk di Sampang, kami selalu siap bersama penegak hukum memberantas narkoba, " katanya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa narkoba menjadi satu dari empat kejahatan besar yang mengancam negara. Jadi perlu dilakukan pengendalian yang efektif.

"Hal yang menjadi fokus perhatian bersama adalah maraknya peredaran narkoba di Jawa Timur, khususnya di pulau Madura,” ujarnya.

Mahfud MD berharap seluruh pihak dapat mengambil langkah konstruktif dalam menghadapi masalah tersebut. Terutama pemerintah daerah.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Dalam memberantas narkoba, pemerintah pusat perlu membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak. Termasuk tokoh agama. Jika dibiarkan merajalela, narkoba akan merusak generasi bangsa ke depan.

“Semoga setelah pertemuan ini, semua pihak dapat mengambil langkah-langkah yang konstruktif dalam menghadapi problem narkoba di Madura dan Jawa Timur,” katanya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.