Kamis, 18 Jun 2026 10:28 WIB

Bikin Ketupat Raksasa, Cara Warga Kampung Meduran Syukuri Idul Fitri

Ketupat raksasa buatan warga Kampung Meduran, Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Ketupat raksasa buatan warga Kampung Meduran, Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Warga Kampung Meduran, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu melakukan hal unik untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Mereka membuat ketupat berukuran 75x75 sentimeter dari 25 kilogram beras.

Sesepuh Kampung Meduran, Satemo mengatakan, kegiatan unik ini baru pertama kali dilakukan warganya. Pembuatan ketupat raksasa sebagai bentuk rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Tidak hanya rasa syukur, harapan kami ketupat yang berarti kelepatan atau kesalahan bisa dilebur di Hari Raya Idul Fitri kali ini," ungkapnya, Jumat (6/5/2022).

Untuk proses pembuatan, lanjut Satemo, membutuhkan waktu 3 hari. Menurut rencana, ketupat akan diarak mengelilingi kampung, dan dinikmati bersama-sama di masjid setempat.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Biasanya memang ketupat berbentuk kecil, tapi ini cukup besar. Semoga nanti bisa jadi tradisi atau uri-uri budaya di sini," bebernya.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Heri Maskur mengutarakan ketupat bakal disajikan bersamaan saat halalbihalal di Masjid Misbahussudur.

Baca Juga: Sejarah dan Filosofi Ketupat Sebagai Simbol Idulfitri

"Apalagi makna ketupat cukup mendalam mulai penggunaan daun kelapa muda sebagai bungkusnya. Janur yang merupakan akronim dari Jatining Nur, dalam bahasa Jawa memiliki arti, hati nurani serta sebagainya," tuturnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.