Minggu, 21 Jun 2026 11:06 WIB

KMP Sabuk Nusantara 91 Berhasil Dievakuasi, Cek Kelayakan di Pelabuhan Sapeken

KMP Sabuk Nusantara 91 berhasil lepas kandas usai ditarik dari Perairan Sapeken, Sumenep. (Foto: Syafrudin for jatimnow.com)
KMP Sabuk Nusantara 91 berhasil lepas kandas usai ditarik dari Perairan Sapeken, Sumenep. (Foto: Syafrudin for jatimnow.com)

Sumenep - KMP Sabuk Nusantara 91 berhasil lepas kandas melalui proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan, Jumat (6/5/2022) siang. Saat ini, kapal penumpang itu tengah menuju dermaga Pelabuhan Sapeken untuk pemeriksaan kelayakan pasca-dilaporkan kandas, Kamis kemarin.

Kepala UPP Kelas III Sapeken, Edi Kuswanto menjelaskan, KM Sabuk Nusantara 91 sudah berhasil lepas kandas pada pukul 12.06 WIB. Kapal ditarik mundur tak lama setelah air laut pasang maksimal.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Sesuai rencana semula, saat air pasang tertinggi kita akan evakuasi. Kita olah gerak mundur kapal langsung bisa lepas," ucapnya.

Baca juga:

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Untuk sementara tidak ditemukan adanya kerusakan pada kapal. Termasuk mesin dalam kondisi normal, terlebih sebelum berlayar KMP Sabuk Nusantara 91 baru selesai docking.

Kendati demikian, Edi memastikan kapal wajib dicek ulang. Termasuk pemeriksaan lambung dan dilakukan underwater survey. Jika sudah selesai dan berkondisi baik, maka KMP Sabuk Nusantara 91 bisa melaniutkan perjalanan.

Baca Juga: Mendadak Lumpuh, Petugas Damkar Tulungagung Evakuasi Siswa Lewat Balkon

"Kami tidak tahu berapa hari prosesnya. Yang pasti setelah semuanya dicek baik, kita buatkan berita acara untuk dilaporkan ke pusat," jelas Edi.

Untuk sementara, KM Sabuk Nusantara 115 tetap dioperasikan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di Pelabuhan Sapeken akibat arus balik mudik Lebaran.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.