Kamis, 18 Jun 2026 02:08 WIB

Kunjungi Kota Pasuruan, Menteri BUMN Minta Potensi Wisata Lokal Diperkuat

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 06 Mei 2022 11:10 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir berziarah ke makam KH Abd Hamid di Pasuruan. (Foto: Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)
Menteri BUMN Erick Thohir berziarah ke makam KH Abd Hamid di Pasuruan. (Foto: Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)

Pasuruan - Menteri BUMN Erick Thohir melakukan blusukan di Kota Pasuruan. Selain berlebaran dengan sejumlah tokoh agama dan berziarah ke makam KH Abdul Hamid, ia juga mengisi diskusi terbuka.

"Kedatangan Pak Menteri kali ini juga sekaligus akan membuka operasi pasar murah minyak goreng dan gula di depan Gedung Harmonie Taman Kota," jelas Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Jumat (5/5/2022).

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

Ketika tiba di Pasuruan, Erick langsung sowan ke kediaman KH Idris Hamid di Pesantren Bait Al Hikmah, disambut Wali Kota Pasuruan berserta wakil dan Bupati Pasuruan berserta wakil.

Selain silaturahmi Lebaran, Erick juga sempat diskusi ringan dengan KH Idris, Gus Ipul serta Gus Irsyad. Beragam materi didiskusikan terutama terkait dunia pesantren dan perekonomian bangsa.

Usai sowan KH Idris, Erick lantas menuju ke Pendopo Kota Pasuruan untuk mengikuti pengajian rutin yang diikuti sejumlah ulama dan kiai dari kota dan Kabupaten Pasuruan.

Ia juga berziarah ke makam KH Abd Hamid sekaligus mengikuti salat magrib berjamaah di Masjid Jami Al Anwar Kota Pasuruan.

Erick ditemani Gus Ipul untuk melawat ke Habib Taufik Abdul Qodir Assegaf di kediamannya yang berada di belakang Masjid Al Anwar.

Dari Habib Taufiq, Erick lanjut silaturahmi ke Pendopo Kabupaten Pasuruan dan menghadiri acara di Gedung Harmonie yang berada di Jalan Pahlawan Kota Pasuruan.

Di sana, ia menyempatkan diri melihat sejumlah stand UMKM dan operasi pasar minyak goreng dan gula. Agenda dilanjutkan dengan mengikuti silaturahmi dalam Harmoni untuk penguatan destinasi wisata.

"Saya laporkan Pak Menteri, di sektor wisata Alhamdulillah Kota Pasuruan terus berbenah. Salah satunya kami mem-face off gedung-gedung heritage sehingga bisa menjadi destinasi wisata baru," jelas Gus Ipul.

Salah satu yang saat ini telah dikerjakan Pemkot Pasuruan adalah memperbaiki dan menata gedung Harmonie yang sudah tampak lebih indah dan cantik.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Kami juga minta izin pada Pak Menteri untuk menata aset gedung-gedung P3GI milik BUMN. Nanti gedung P3GI akan jadi satu rangkaian wisata sejarah dengan gedung Harmonie," tambahnya.

Gus Ipul juga menceritakan potensi wisata religi makam KH Abd Hamid yang tiap hari dikunjungi lebih dari 1500 orang.

"Kita akan tata sehingga peziarah lebih betah lagi ziarah dan ke Kota Pasuruan," tegasnya.

Kota Pasuruan juga akan memperbanyak event dan aneka festival, baik itu pagelaran musik, selawatan serta aneka pertunjukan seni sehingga akan mengundang banyak wisatawan ke Kota Pasuruan.

Menteri BUMN Erick Thohir saat bersilaturahmi ke ulama di Kota Pasuruan.Menteri BUMN Erick Thohir saat bersilaturahmi ke ulama di Kota Pasuruan.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

Sementara itu, Erick Thohir mengatakan, Kota Pasuruan dulunya memang dikenal sebagai kota sejarah.

"Dari 100 persen wisata Indonesia. 70 persen adalah wisata lokal, termasuk wisata religi dan jalan-jalan. Seperti Kota Pasuruan Ini yang harus kita kembangkan," kata Erick.

Kunjungan wisatawan asing di Indonesia tidak lebih dari 30 persen. Karenanya penguatan potensi wisata lokal harus dilakukan.

Karenanya melalui kementerian BUMN, Erick akan mendorong peningkatan potensi wisata-wisata di daerah termasuk juga wisata religi, wisata alam, wisata sejarah, wisata bahari maupun potensi wisata lainnya.

"Kita akan mendorong peningkatan potensi wisata lokal daerah," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.