Minggu, 07 Jun 2026 06:28 WIB

Tiket Air Panas Padusan Pacet Tetap Mahal, Netizen Sambat

Tangkapan layar postingan di Facebook soal mahalnya harga tiket wisata Padusan Pacet.
Tangkapan layar postingan di Facebook soal mahalnya harga tiket wisata Padusan Pacet.

Mojokerto - Tiket wisata air panas Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto kembali diperbincangkan warganet di grup media sosial Facebook. Warganet menilai tiket ke destinasi wisata tersebut kelewat mahal.

Akun Mxxxxxxx Rxxx menulis dibebankan membayar 15 ribu per orang di depan dan biaya parkir mobil Rp20 ribu. Nominal itu belum termasuk tiket masuk ke wisata air panas.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Pemilik akun juga menyebut bahwa sebelumnya Wakil Bupati sudah melakukan sidak ke lokasi. Ia pun menyayangkan sidak itu tidak membuat perubahan di lokasi favorit berlibur masyarakat Mojokerto.

"Piye lurr?? Biyen jarene wakil bupati sidak banyu panas Kok tetep bayar di depan per orang 15rb, parkir mobil 20rb, belum tiket masuk?? Biyen sidak e gak menghasilkan berarti (Bagaimana Lur? dulu katanya wakil bupati sidak air panas, kok tetap bayar di depan per orang 15 ribu, parkir mobil 20 ribu, belum tiket masuk? Dulu sidaknya gak menghasilkan berarti," tulis pemilik akun dalam postingan seperti dilihat jatimnow.com, Kamis (5/5/2022).

Sejak 12 jam diposting, sudah ada 120 komentar serta tanda suka dari 344 warganet. Mereka juga mengomentari hal yang sama terkait mahalnya tiket wisata air panas Padusan Pacet. Bahkan ada yang mengaku tidak menerima karcis usai membayar mahal.

"Wisata angger jeplak iku.. Aku sek totok gapuro ngarep wong 5 wes dijaluki 90rb gak dikek i karcis pisan (wisata asal itu, aku baru sampai gapura depan orang 5 sudah dimintai 90 ribu gak dikasih karcis juga)," komentar Mxxxxxxd Rxxxk.

Keluhan warganet yang menyayangkan mahalnya tiket Padusan Pacet.Keluhan warganet yang menyayangkan mahalnya tiket Padusan Pacet.

"Q wong mojokerto dewe ae maleess runu. Mahaall (aku orang Mojokerto sendiri aja malas kesana, mahal)," timpal Ixxxn Pxxxxxa.

Sementara itu, akun Hasan mengomentari jika wisata air panas Padusan Pacet adalah milik pemerintah provinsi. Terkait izin pun melalui Perhutani Jawa Timur.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

"Itu milik provinsi lur, izin ne nang perhutani Provinsi Jatim, lek sidak gak wewenang e, diniati sodakoh ae (itu milik provinsi lur, izinnya ke Perhutani Provinsi Jatim, kalau sidak gak wewenang e, diniati sodakoh aja)," ungkapnya.

Hal serupa disampaikan akun Fxxxd Axxxxxxin. Ia menilai sidak yang dilakukan hanya sebagai formalitas saja karena sudah banyak laporan.

"Sidak kui kolo2 nek pas kadong rame laporan... jadi musiman kedaan tertibnya di wisata tsb. (sidak itu hanya kebutuhan pas waktu ramai laporan, jadi musiman keadaan tertibnya di wisata tersebut)," terangnya dalam kolom komentar.

Sementara akun Mxxxxxd Axxx menyebut wisata Pacet terkenal mahal sejak dulu. Ia pun memberikan penjelasan bahwa masih banyak lokasi lain yang bisa dikunjungi saat ke Pacet.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

"Ket byen slur ndek kunu makane akeh wsata laine cek wong wong gk sok down nang wsata pacet trawas makane dgaekno wsata laine (dari dulu lur di sana itu, makanya banyak wisata lainnya biar orang-orang gak sok down ke wisata Pacet Trawas makanya dibuatkan wisata lainnya)," tulisnya.

Sebelumnya, Wabup Mojokerto Gus Barra melaksanakan sidak 5 Februari 2022, setelah tarif di wana wisata Air Panas Padusan viral di grup media sosial Facebook.

Gus Barra menjanjikan tidak akan ada lagi pembayaran berulang-ulang dan satu kali pembayaran saat masuk Wisata Padusan Air Panas.

"Tidak ada lagi penagihan parkir, hanya di depan loket masuk. Untuk cuci mobil, saya sudah bilang ke mereka harus tidak ada paksaan. Ini sifatnya jasa dan wajib menawarkan. Kalau dipaksa ini pungli namanya," sebutnya saat itu.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.