Sabtu, 20 Jun 2026 05:06 WIB

Lembah Indah Malang, Destinasi Wisata Penghilang Nuansa Klenik Gunung Kawi

Lembah Indah Malang di kawasan Gunung Kawi (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Lembah Indah Malang di kawasan Gunung Kawi (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - Warga Malang Raya pasti tidak asing dengan nama Gunung Kawi, gunung yang sejak dulu terkenal dengan nuansa klenik. Namun, kawasan itu kini menjadi salah satu tujuan wisata kaum milenial berkat keberadaan Lembah Indah Malang.

Wisata alam yang ada di Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ini sebelumnya sempat viral di media sosial karena hamparan rumput dan panorama bak di Swiss.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Wisatawan dari berbagai daerah sempat membludak, hingga kemacetan di gerbang Lembah Indah Malang terjadi berkilo-kilo meter.

Deputi General Manager Lembah Indah Malang, Fadli Umam mengatakan, pihaknya secara khusus memilih kawasan Gunung Kawi untuk mendirikan salah satu objek wisata baru.

"Gunung Kawi adalah objek wisata spiritual yang sudah terkenal sejak dulu. Dan kami melihat peluang di situ," terang pria asal Jakarta itu, Rabu (4/5/2022).

Dia menilai lembah di Gunung Kawi yang sangat sakral akan menari banyak wisatawan.

"Jadi, meskipun letaknya jauh dari perkotaan, tapi saya optimis ini akan menarik banyak orang," tegas Fadli kepada jatimnow.com.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Fadli membeberkan jika pembangunan Lembah Indah Malang sudah dimulai pada 2017 dengan membebaskan lebih dari 20 hektar lahan berupa ladang tebu dan rumput.

Lembah Indah Malang ini maengusung tema One Stop Tourism System atau wisatawan cukup datang dan sudah tersedia segala kebutuhan di sana.

"Kita ada vila, glamour camping, restoran yang mengusung tema western, nusantara, sampai lokal," jelasnya.

Lembah Indah Malang juga menyediakan edu wisata mulai dari peternakan, pertanian, hidroponik, perikanan, sampai persawahan.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Selain itu kita memiliki camping ground, play ground dan outbound," tutur dia.

Untuk tiket masuk Lembah Indah Malang, wisatawan cukup mengeluarkan Rp20 ribu. Sementara untuk menyewa vila dibanderol Rp1 juta per malam, lalu Rp400 ribu untuk glamour camp dan Rp75 ribu untuk camping ground.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.