Selasa, 16 Jun 2026 00:23 WIB

Blarrr! Perakit Petasan di Ponorogo Berdarah-darah Usai Terkena Ledakan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 01 Mei 2022 08:15 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi ledakan petasan.(Foto: Polsek Babadan)
Polisi melakukan olah TKP di lokasi ledakan petasan.(Foto: Polsek Babadan)

Ponorogo - Ledakan petasan kembali terjadi di Ponorogo, Sabtu (30/4/2022) malam. Kali ini di Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Insiden mengakibatkan satu orang luka-luka. Yakni, Muhammad Taufiq (21), warga setempat.

"Korban kami bawa ke rumah sakit. Luka parah," ujar Kapolsek Babadan AKP Yudi Kristiawan ketika dikonfirmasi, Minggu (1/5/2022) pagi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurut Yudi, korban bukan pemain lama. Berdasarkan pengakuannya, ia baru membuat petasan tahun ini. Belajar secara otodidak dari YouTube.

"Penyebabnya apa, masih kami dalami. Apakah kesalahan waktu merakit atau bagaimana. Karena mau minta keterangan lebih lanjut, korban masih dirawat, " urainya.

Kejadian berawal saat korban membeli bubuk petasan kemudian merakitnya di dapur. Ia berbekal tutorial membuat petasan di Youtube.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Entah bagaimana ceritanya, petasan meledak saat korban merakit. Warga yang mendengar mendatangi sumber suara," jelas mantan KBO Satlantas Polres Ponorogo ini.

Saat ke lokasi, warga melihat korban dalam keadaan luka berdarah-darah di kedua tangan, wajah, dan kedua kakinya. Selanjutnya warga meminta tolong kepada orang sekitar dan korban dibawa ke RSUD Hardjono Ponorogo.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di kedua tangan, luka lecet di wajah, dan luka di kedua kaki, pecahan keramik ada yang masuk ke dalam kaki," tambahnya.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

Selain itu, bagian dapur rumah korban juga hancur. Korban merakit petasan saat keluarganya pergi ke masjid.

"Sebelumnya sudah diingatkan oleh keluarga. Namun korban membuat atau meracik petasan tersebut secara sembunyi-sembunyi, " pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.