Rabu, 17 Jun 2026 13:50 WIB

Tim Labfor Duga Ada 4 Kg Bahan Petasan yang Meledak Hancurkan Rumah di Kediri

Kondisi TKP ledakan petasan.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kondisi TKP ledakan petasan.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri – Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur selesai melakukan olah TKP ledakan petasan di Dusun Balungcino, Desa Blaru, Kecamatan Badas, Sabtu (30/4/2022) siang. Hasilnya, diduga ada 4 Kg bahan petasan yang meledak dan menghancurkan rumah milik Bowo tersebut.

Dari puing-puing rumah yang hancur akibat ledakan petasan itu, Tim Labfor membawa sejumlah barang bukti. Di antaranya peralatan-peralatan untuk meracik petasan, kalium klorat, sulfur, alumunium powder dan fitting listrik.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Baca juga:

Kabid Labfor Polda Jawa Timur, Kombes Pol Sodiq Pratomo mengatakan, diduga kuat ledakan dipicu oleh panas listrik.

“Pemicu ledakan kemungkinan yang kami temukan di TKP dari (panas) listrik, karena kita temukan fitting lampu yang rusak di TKP,” kata Kombes Pol Sodiq Pratomo di lokasi.

Titik ledakan sendiri diperkirakan terjadi di ruang tengah saat empat orang tengah meracik petasan tersebut. Diduga petasan itu disiapkan untuk perayaan lebaran sebagai tradisi di kampung tersebut.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Melihat kerusakan yang diakibatkan ledakan petasan, Tim Labfor menduga ada 4 Kg bahan peledak di lokasi tersebut.

“Kira-kira 4 Kg kalau kita lihat dari wadahnya,” tambahnya.

Untuk memastikan penyebabnya, tim membawa sejumlah barang bukti ke Polda Jawa Timur untuk di uji laboratorium.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sebelumnya, Tim Gegana dari Brimob Polda Jawa Timur, telah melakukan sterilisasi lokasi untuk mengantisipasi ledakan susulan. Tim membawa sejumlah bungkusan plastik sisa-sisa bahan peledak untuk dimusnahkan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (29/4/2022) malam. Ledakan petasan itu menghancurkan sebuah rumah di Dusun Balungcino, Desa Blaru, Kecamatan Badas. Empat orang mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit, sementara satu orang lainnya hanya mengalami luka ringan di kakinya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.