Minggu, 14 Jun 2026 15:02 WIB

Libur Lebaran, Ada Beragam Atraksi Wisata dan Seni Budaya di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Jumat, 29 Apr 2022 18:00 WIB
Salah satu tradisi di Banyuwangi.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Salah satu tradisi di Banyuwangi.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Pelaku wisata di Kabupaten Banyuwangi bersiap menyambut libur Lebaran 2022. Berbagai atraksi wisata dan pergelaran seni budaya akan dihadirkan. Seperti Barong Ider Bumi, sebuah tradisi ritual tolak bala oleh Suku Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Barong Ider Bumi digelar tiap hari kedua Lebaran.

Tarian Seblang Olehsari yang merupakan ritual setiap bulan Syawal juga akan digelar. Tarian Seblang akan digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah. Tradisi Seblang biasanya dimulai sejak 3 Syawal, dipercaya ‎bisa menghilangkan mara bahaya dan pagebluk.

Baca Juga: Selama Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan di Tulungagung Meningkat 16 Persen

Selain itu, ada juga Puter Kayun yang merupakan tradisi warga Boyolangu, Kecamatan Giri. Biasanya digelar saat memasuki hari ke sepuluh Syawal. Puter kayun adalah ritual menepati janji warga Boyolangu kepada para leluhur yang telah berjasa membuka jalan di kawasan utara Banyuwangi. Mereka melakukan napak tilas dengan menaiki delman hias dari Boyolangu menuju Watu Dodol. Tidak hanya itu, berbagai hotel di Banyuwangi juga menyiapkan atraksi wisata di tempat mereka.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaakan, pemerintah telah mengizinkan masyarakat melakukan mudik. Setelah dua tahun beruntun dilakukan pelarangan akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Diprediksi terjadi peningkatan kunjungan wisatawan pada masa Lebaran tahun ini.

"Ini momentum untuk kebangkitan ekonomi Banyuwangi. Harus kami persiapkan dengan baik. Pemkab bersama para pelaku wisata menyiapkan diri untuk menyambut wisatawan," ujar Ipuk dalam siaran pers diterima redaksi, Jumat (29/4/2022).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi M. Yanuarto Bramuda mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat bersama pengelola destinasi wisata di Banyuwangi. Ada sejumlah hal yang disepakati untuk diterapkan pada libur panjang Idul Fitri. Salah satunya di setiap destinasi bakal digelar atraksi seni dan budaya yang berbeda di setiap lokasi.

"Ini dalam rangka menghindari terjadinya penumpukan pengunjung di salah satu destinasi tertentu. Dengan banyaknya ragam hiburan yang dibuat di setiap destinasi, pengunjung akan memiliki banyak pilihan untuk mau berkunjung ke sana," ujar Ipuk.

Baca Juga: Wisata Sumber Banteng, Destinasi Air Favorit di Kota Kediri Saat Libur Lebaran

Bramuda memperkirakan jumlah pengunjung di destinasi wisata bakal mencapai 40 ribu orang selama masa libur Lebaran tahun ini.

"Adapun destinasi yang bakal menjadi favorit wisatawan di antaranya Kawah Ijen, Pulau Merah, Bangsring Underwater, dan Grand Watu Dodol (GWD),” kata Bramuda.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyuwangi Zaenal Muttaqin menambahkan, seluruh anggota PHRI antusias menyambut liburan panjang Lebaran tahun ini. Dia optimistis tahun ini tingkat hunian hotel bisa optimal.

Baca Juga: Libur Lebaran, Pengunjung Gunung Kelud Melonjak hingga 9 Kali Lipat

"Misalnya, kami berkolaborasi dengan travel agent dan pokdarwis menawarkan paket wisata kepada para tamu, sehingga selain menikmati staycation di hotel, mereka juga ada atraksi lainnya," ujarnya.

Menurutnya, kreativitas pengelola hotel dan restoran memang sangat diperlukan untuk menghindari kejenuhan para pengunjung.

"Apalagi saat ini sudah ada penerbangan langsung Banyuwangi-Jakarta maupun Banyuwangi-Madura yang memperbesar peluang terjadinya peningkatan kunjungan ke Banyuwangi. Tentu pengelola hotel dan restoran harus terus berbenah menyajikan layanan yang semakin baik," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.