Jumat, 19 Jun 2026 18:10 WIB

Dijemput Bupati Sampang, Akhirnya Warga Eks Syiah Berlebaran di Kampung Halaman

Pemulangan puluhan warga eks Syiah penuh haru saat dijemput oleh Bupati H. Slamet Junaidi, Jumat (29/04). (Foto: Warga eks syiah for jatimnow.com)
Pemulangan puluhan warga eks Syiah penuh haru saat dijemput oleh Bupati H. Slamet Junaidi, Jumat (29/04). (Foto: Warga eks syiah for jatimnow.com)

Sampang - Harapan berlebaran di kampung halaman akhirnya menjadi kenyataan bagi puluhan warga eks syiah asal Sampang. Mereka dipulangkan dan dijemput oleh Bupati H. Slamet Junaidi di Rusunawa Jemundo Sidoarjo, Jumat (29/04).

Sebanyak 53 orang dipulangkan ke kampung halaman, di Desa Karang Gayam Kecamatan Omben. Termasuk sejumlah warga Bluuran dan Desa Nangkernang, Kecamatan Karang Penang.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Eks pengikut syiah dijemput langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wabup H. Abdullah Hidayat. Juga sejumlah jajaran pejabat Forkopimda dan tim rekonsiliasi lima desa di Sampang.

Rombongan puluhan warga diangkut bus. Bahkan, pemulangan mereka dilepas oleh Bupati Sampang. Sehingga, mereka pulang kampung sejak sekitar 10 tahun lalu meninggalkan tanah kelahiran.

Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengatakan, penjemputan tersebut tidak mudah dilakukan. Butuh waktu rekonsiliasi yang cukup. Namun, pemerintah wajib melakukannya sebagai bentuk rasa kemanusiaan.

"Pada momen menielang Lebaran ini, semoga mereka bisa kembali dengan senang ke kampung halaman, " katanya.

Baca Juga: Lebaran 2026, Bongkar Muat di Priok Tetap Stabil

Dikatakan, momentum bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri dinilai waktu yang tepat untuk menjemput warganya. Sehingga pihaknya berharap warga bisa menikmati suasana hari kemenangan di tanah kelahiran.

Tentunya, lanjut dia, pemerintah tidak hanya cukup melakukan penjemputan saja. Tapi tempat tinggal puluhan warga juga akan dipikirkan. Sehingga warga kembali hidup normal dan beraktivitas seperti biasanya.

"Kami sudah berupaya berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Untuk segera dibangunkan rumah bagi mereka," ungkapnya.

Baca Juga: Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Saat Mudik Lebaran 2026

Dikatakan, pemulangan kali hanya sebanyak 14 KK dengan jumlah 53 orang. Tahap berikutnya juga akan dikakukan dalam waktu cepat. Sehingga, pemulangan direncana terjadi sampai tiga tahap.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.