Kamis, 18 Jun 2026 05:49 WIB

Pemudik Wajib Waspadai 3 Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Lamongan

Ilustrasi. Kecelakaan di jalan nasional Lamongan - Gresik di Jl. Agung Suprapto Lamongan. (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/ jatimnow.com)
Ilustrasi. Kecelakaan di jalan nasional Lamongan - Gresik di Jl. Agung Suprapto Lamongan. (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/ jatimnow.com)

Lamongan - Pemudik yang mulai bergerak melalui jalur pantura melewati Kabupaten Lamongan harus mewaspadai beberapa titik lokasi rawan kecelakaan. Apalagi, tahun ini mobilitas pemudik di Jawa Timur diprediksi paling signifikan.

Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Aristianto Budi Sutrisno menyebutkan 1 titik yang menjadi penting diwaspadai ialah ruas jalan yang terdapat rel KA. Khususnya di Kecamatan Deket arah Gresik sampai simpang tiga Kecamatan Deket.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Di sana, papar Aris, digolongkan sebagai area blackspot rawan laka lantas sesuai dengan analisa dan evaluasi terbaru. Adapun penyebabnya dikarenakan jalan tersebut mempunyai catatan jumlah kecelakaan yang cukup banyak.

Jika melihat kondisinya, sepintas jalan tersebut tampak lenggang dan sepi, kontruksi jalan yang relatif stabil membuat pengendara kadang terlena dan cenderung menaikkan kecepatan kendaraan.

"Sepanjang tahun ini terdapat 3 kejadian kecelakaan di ruas jalan ini namun vatalitas korban ringan," kata AKP Aristianto Budi Sutrisno.

Selain itu, banyaknya pengendara yang memotong jalan di sekitar lokasi dan kondisi jalan yang lurus, serta berada di ruas jalan nasional dengan arus lalu lintas yang padat.

"Kami mengimbau pengendara kendaraan untuk waspada di sekitar area blackspot ini," imbaunya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Selain di Kecamatan Deket, ruas jalan antara Babat - Jombang juga diketahui rawan kecelakaan. Setidaknya 2 titik ruas jalan ini yang disebabkan karena beberapa hal.

Pertama adalah ruas jalan di Gunung Girik, Jedung Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang. Ruas jalan ini rawan kecelakaan karena kondisinya yang berada di jalan tanjakan.

Ruas lainnya adalah di perbatasan Jombang - Kecamatan Ngimbang yang kondisi jalannya berkelok seperti huruf S.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara, untuk pemudik yang bermaksud untuk lewat atau mudik ke wilayah Pantura Lamongan, anda juga harus mewaspadai sejumlah ruas jalan Daendels yang ada di sepanjang Pantura Lamongan.

Di sana, ada 2 ruas yang perlu antisipasi karena rawan terjadinya kecelakaan, yaitu ruas antara Paciran - Kemantren di Kecamatan Paciran dan ruas Brondong - Pambon Belik di Kecamatan Brondong.

"Antisipasi rawan kecelakaan terjadi di 2 ruas jalan Daendels ini karena kondisi jalan tanjakan," papar Aristianto.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.