Jumat, 19 Jun 2026 08:15 WIB

Gelar Festival, Mas Dhito Tak Ingin Kesenian Kabupaten Kediri Diakui Negara Lain

Festival tari di Candi Tegowangi Kabupaten Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Festival tari di Candi Tegowangi Kabupaten Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggelar festival seni tari di Candi Tegowangi, Kamis (28/4/2022), untuk memperkuat identitas Kabupaten Kediri dan menjaga agar kasus klaim dari negara lain tak terulang.

Gelaran seni yang mengangkat tajuk Lenggang Panjalu itu sekaligus untuk memperingati Hari Tari Internasional 2022. Ada 12 sanggar seni yang tersebar di Kabupaten Kediri menyemarakkan gelaran seni.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Mas Dhito melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, Adi Suwignyo mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan kesenian agar tidak diklaim oleh negara lain.

“Pelaku seni ini sangat prihatin dengan adanya klaim Malaysia atas Reog Ponorogo dan kita dukung untuk mempertahankan warisan tersebut menjadi kekayaan negara kita. Dengan adanya festival ini merupakan upaya pencegahan agar kesenian yang ada di Kabupaten Kediri tidak diakui negara lain,” katanya.

Wignyo menyebut, festival tari yang digelar itu merupakan komitmen Mas Dhito dalam memunculkan kembali gairah pelaku seni khususnya tari, setelah lama vakum karena pandemi.

Terlebih dengan banyaknya kekayaan seni budaya di Bumi Panjalu, menurut Wignyo, harus terus dimunculkan dan dilestarikan. Di sisi lain, melalui pagelaran seni pemulihan ekonomi nasional dari sektor seni dan budaya.

“Harapannya, seni dan budaya harus dikembangkan dan dibina. Ini adalah salah satu permulaan untuk festival-festival selanjutnya,” terangnya.

Festival semacam ini akan terus digelar oleh pemerintah di tempat-tempat bersejarah lain yang ada di Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Festival Tari Kabupaten Kediri.Festival Tari Kabupaten Kediri.

Sementara itu, peserta festival sekaligus pemilik Sanggar Seni Kembang Sore, Sunoto menyambut baik adanya festival yang digelar dengan berlatarkan Candi Tegowangi.

Menurutnya, peran Pemkab Kediri dengan menggelar festival ini dapat memajukan seni tari Kabupaten Kediri. Ditunjukkan dengan multi efek yang ditimbulkan, utamanya semangat pemuda dalam berkesenian.

Terlebih, dengan tampilnya sanggar-sanggar seni dalam sebuah perhelatan akan memicu sanggar lain untuk terus berkarya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

“Dari kami menampilkan tarian Kenyo Kadiri yang menceritakan mengenai Dewi Sekartaji. Karena Kabupaten Kediri sendiri identik dengan cerita Panji,” ungkap Sunoto.

Pihaknya berharap, ke depan Pemkab Kediri akan terus mengadakan festival semacam ini yang digelar secara rutin baik di Hari Jadi Kabupaten maupun peringatan hari tari internasional semacam ini.

(ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.