Kamis, 18 Jun 2026 06:56 WIB

Dishub Kota Kediri Periksa Kelayakan Angkutan Mudik Lebaran di Terminal Tamanan

Petugas Dishub Kota Kediri memeriksa surat kelengkapan kendaraan.(Foto: Yanuar Dedy/Jatimnow.com)
Petugas Dishub Kota Kediri memeriksa surat kelengkapan kendaraan.(Foto: Yanuar Dedy/Jatimnow.com)

Kediri - Dinas Perhubungan Kota Kediri memeriksa kelayakan bus angkutan mudik di Terminal Tamanan, Kamis (28/4/2022) siang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan selama masa mudik Lebaran.

Petugas melakukan pengecekan satu persatu komponen bus, baik Antar-kota Antar-provinsi (AKAP) maupun bus Antar-kota Dalam Provinsi (AKDP), yang melintas di Terminal Tamanan Kota Kediri. Mereka memastikan komponen kendaraan berfungsi dengan baik. Seperti lampu, rem hingga ban yang harus dalam kondisi layak jalan. Bersama kepolisian, Dishub Kota Kediri juga memeriksa surat-surat kelengkapan kendaraan.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

"Di Terminal Tamanan ini kami mengecek secara sampling, baik angkutan antar-provinsi atau antar-kota dalam provinsi. Surat-surat kami cek, fungsi kendaraan juga kami cek, lampu, ban dan sebagainya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Didik Catur.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan dan hal buruk selama masa mudik Lebaran. Jadi para pemudik bisa merayakan Idul Fitri 2022 dengan nyaman di kampung halamannya. Dishub juga mengimbau awak bus untuk tetap berhati-hati dan selalu memeriksa kondisi kendaraan secara berkala.

"Harapannya mudik tahun ini aman," harap Didik.

Baca Juga: Jalan Kawi Kota Kediri Ditutup Mulai 5 Mei, Simak Rute Alternatifnya

Di tengah kebijakan pemerintah yang mengizinkan masyarakat mudik, ada peningkatan angkutan di Termimal Tamanan. Biasanya ada 273 bus per hari, saat ini ada 366 bus. Sementara untuk penumpang juga meningkat sekitar 40 persen atau saat ini per hari mencapai 5.000 orang.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.