Sabtu, 20 Jun 2026 01:58 WIB

Gerindra Jatim Siap Buka Ruang Gagasan Mahasiswa untuk Pemerintah

Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad (tengah).(Foto: Anwar Sadad/jatimnow.com)
Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad (tengah).(Foto: Anwar Sadad/jatimnow.com)

Surabaya - Ketua DPD Gerindra Jawa Timur (Jatim) Anwar Sadad menyatakan, Gerindra merupakan partai yang dinamis. Siap mendengar aspirasi, ide dan gagasan para pemuda atau mahasiswa untuk kesuksesan pemerintah melakukan pembangunan di Jatim.

"Substansi kekuasaan, mengumpulkan ide-ide terutama dengan adik-adik Mahasiswa yang fresh graduate ini yang pikirannya masih segar, mereka harus dibukakan ruang bagaimana terlibat dalam mengelola dan memberikan opini, pandangan-pandangan, gagasan-gagasan, ataupun ide untuk mengelola kekuasaan," ucap Gus Sadad sapaan akrabnya saat menjadi pemateri di forum Badko HMI Jatim, Senin (25/4/2022) petang.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Selain Gus Sadad, dalam forum tersebut juga tampak hadir sejumlah partai lainnya seperti PKS dan NasDem. Sadad menambahkan, politik memiliki sumbangsih besar terhadap peradaban Indonesia bahkan untuk kemerdekaan.

"Politik adalah alat kami untuk memenuhi cita-cita proklamasi yang dituangkan dalam Undang-undang Dasar 1945. Misalnya, menyejahterakan bangsa Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa dan sebagainya bahwa sekarang publik memahaminya adalah bentuk dari mobilisasi politik," ucap Sadad.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Wakil Ketua DPRD Jatim itu menuturkan, politisi dan pejuang politik memiliki substansi yang jauh berebeda meski mengandung kata dasar sama. Pejuang politik adalah seorang intelektual yang berjuang dengan jalan politik untuk masyarakat, negara, dan bangsanya.

"Politisi adalah orang yang memikirkan rakyat selama lima tahun sekali," ucapnya.

Baca Juga: Gerindra Tak Berikan Bantuan Hukum Bagi Gatut Sunu Wibowo

Keluarga Ponpes Sidogiri Pasuruan itu juga menegaskan, partisipasi mahasiswa dan milenial sangat dibutuhkan Gerindra untuk menjadi bagian dari proses pembangunan di Jawa Timur. Mengingat dari pergerakan mahasiswa politik di negara bisa kian dinamis, ditambah evaluasi dan pemikiran-pemikiran kritis pemuda yang menjadikan kinerja pemerintah semakin progresif.

"Menurut saya, ini penting bagi Partai Gerindra untuk melakukan suatu transfer ideologi. Kami ingin mengembalikan fungsi dan fitrah partai politik bahwa amanat yang dibebankan kepada partai politik dalam undang-undang partai politik ada enam fungsi, salah satunya adalah sumber rekrutmen politik. Tentunya kami harus semakin sering bertemu dengan anak-anak muda yang berpikir progresif dan itu adanya hanya di organisasi-organisasi mahasiswa seperti HMI ini. Applause buat HMI," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.