Jumat, 19 Jun 2026 20:40 WIB

Ramadan Now

Perdalam Wawasan Keislaman, 30 Difabel Ikuti Pesantren Ramadan di Lamongan

Kegiatan pesantren Ramadan difabel Jawa Timur saat diresmikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Kegiatan pesantren Ramadan difabel Jawa Timur saat diresmikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Puluhan orang berkebutuhan khusus atau difabel mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan di Lamongan. Kegiatan tersebut digagas oleh Yayasan Griya Qur'an Difabel selama 4 hari dari 24-27 April 2022.

Sebanyak 30 peserta difabel itu berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Lamongan, Probolinggo, Lumajang, dan Jember. Pesantren Ramadan ini diharapkan tidak hanya mengisi waktu luang di bulan suci Ramadan tapi juga mampu meningkatkan kemandirian serta keimanan dan ketaqwaan santri.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Alhamdulillah senang sekali sore hari ini saya bisa membuka Pesantren Ramadan Difabel Jawa Timur 2022, yang diselenggarakan di Kabupaten Lamongan ini, yang dilaksanakan selama 4 hari," ungkap Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat membuka pesantren Ramadan difabel, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi, Senin (25/4/2022).

Yuhronur berperan agar seluruh kegiatan yang berimplikasi dengan kebaikan berakhir berkah.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

"Manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya, untuk menimba ilmu pengetahuan sehingga nanti acara ini mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya baik untuk masing-masing pribadi dan untuk kita semuanya," pesan Bupati yang biasa dipanggil Pak Yes ini.

Tidak hanya itu, Pesantren Ramadan yang diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan juga diharapkan dapat memotivasi santri untuk lebih meningkatkan kemandirian, keimanan, ketaqwaan, memperdalam ilmu pengetahuan terkait agama, juga memperbanyak interaksi dengan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

"Tentu dengan kegiatan ini akan bisa menambah keimanan dan ketakwaan, juga pengetahuan kita semua untuk terus mengarungi kehidupan kita baik di dunia maupun di akhirat. Selamat atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua," pungkas Pak Yes.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.