Rabu, 17 Jun 2026 09:41 WIB

Kejar Pelaku, Polisi Nyaris Jadi Korban Pelemparan Bom Bangil

Tempat kejadian perkara
Tempat kejadian perkara

jatimnow.com - Kapolsek Bangil Kompol M Iskak nyaris menjadi korban lemparan bom dari terduga teroris, usai ledakan terjadi di rumah kontrakan di desa Pogar, Kecamatan Bangil Pasuruan Kamis (5/7/2018) siang.

Hariono (52) warga setempat yang juga saksi mata di lokasi mengatakan, Kapolsek Bangil sempat menjadi ancaman lemparan tas yang diduga berisi bom oleh pria yang kini masih dalam pengejaran polisi.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan

"Usai ledakan di dalam rumah, seorang laki-laki keluar rumah dan langsung mengancam dan mengejar Kapolsek Bangil untuk melempar tas yang dibawanya," terangnya.

Baca juga: Video: 3 Kali Suara Ledakan Bom di Rumah Kontrakan di Bangil Pasuruan

Ia menjelaskan ledakan terjadi diduga saat sang anak sedang bermain. Ia juga sempat mencium mesiu saat memasuki ruangan kontrakan setelah ledakan pertama.

"Usai ledakan laki-laki itu keluar rumah dan melarikan diri dengan membawa tas diduga berisi bom," pungkasnya.

Hariono mengatakan ledakan dari dalam rumah itu, terjadi sebanyak 2 kali. Sehingga warga yang mendengar akhirnya ikut menjauh.

Baca Juga: Atasi Krisis, Polres Pasuruan dan PMII Kirim Air Bersih ke Desa Karangjati

Saat warga menjauh itulah, dari rumah tersebut keluar satu orang pria dengan membawa tas ransel.

Menurut informasi, beberapa saat setelah pria tadi berlalu, polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pengejaran.

Saat pengejaran berlangsung, terdengar lagi bunyi ledakan sebanyak 3 kali di jalan kampung tersebut.

Baca Juga: 4 Fakta Kapal Nelayan Terbalik di Perairan Lekok Pasuruan: 4 Orang Meninggal

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dikonfirmasi terkait dengan kejadian yang menimpa Kapolsek Bangil ini menyatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini termasuk mengumpulkan semua keterangan saksi.

"Informasi disana terus berkembang, sehingga kita tidak bisa menyimpulkan. Jika saksi mengatakan itu biarlah. Intinya anggota kita tidak ada yang terluka," pungkasnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.