Kamis, 18 Jun 2026 21:57 WIB

Ramadan Now

Tradisi Mudik Santri Ponpes Sunan Drajat Lamongan, Terbagi Hingga 4 Gelombang

Ribuan santri ponpes sunan drajat Lamongan saat keberangkatan mudik difasilitasi oleh Ponpes.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ribuan santri ponpes sunan drajat Lamongan saat keberangkatan mudik difasilitasi oleh Ponpes.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Keceriaan terpancar dari wajah para santri Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) Lamongan. Mereka akhirnya bisa menikmati liburan dan merayakan Lebaran bersama sanak saudara.

Kini, ribuan santri PPSD Lamongan mulai bergeser pulang kampung ke daerahnya masih-masing. Pihak pesantren telah menyediakan ratusan armada untuk memberangkatkan para santri yang terbagi hingga 4 gelombang.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kemarin adalah pemulangan gelombang ketiga untuk santri yang berasal dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah," Ungkap perwakilan Pengasuh PPSD Lamongan Abdul Mun'im kepada wartawan, Sabtu (23/4/2022).

Para santri harus bergiliran menunggu jadwal mudik tiba. Ada ribuan santri yang berasal dari berbagai penjuru Tanah Air. Jadi wajar saja bila harus mengantre.

"Pihak pesantren telah menyediakan sebanyak 129 armada yang terdiri dari bus dan elf. Juga ada bantuan 9 bus dari Dinas Perhubungan Gresik," lanjut Abdul Mu'min yang biasa dipanggil Gus Mun'im.

Pada gelombang pertama, pihak pesantren telah memberangkatkan sekitar 2.400 santri menggunakan 57 armada bus dan elf. Lalu pada gelombang kedua, ada lebih dari 1.000 santri yang berasal dari Jabodetabek, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Untuk yang gelombang 4 nanti pemulangannya pada 27 Ramadan 1443 H," tutur Gus Mun'im.

Tradisi mudik ini terjadi tiap tahun menjelang Lebaran. Sebelum para santri pulang kampung, pihak ponpes memberi bekal berupa doa dan wejangan agar tetap menjaga etika dan tata krama selama berada di rumah.

"Alhamdulillah, pemulangan santri berjalan lancar. Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Para santri ini akan kembali lagi ke pesantren pada 12 Mei 2022, untuk mempersiapkan tahun ajaran baru sekaligus penataan asramanya masing-masing," paparnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Abdul Majid Al Fikri, santri asal Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan mengaku senang bisa melepas rindu bertemu sanak keluarga.

"Alhamdulillah, senang. Kangen sama keluarga. Sudah dua tahun saya mondok di sini," ujar santri yang terlihat paling antusias mudik itu.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.