Jumat, 19 Jun 2026 13:58 WIB

Pedagang Pasar Setono Betek Kediri Digerojok 6 Ton Minyak Goreng Murah

Distribusi minyak goreng subsidi di Pasar Setono Betek Kota Kediri. (Foto : Yanuar Dedy/Jatimnow.com)
Distribusi minyak goreng subsidi di Pasar Setono Betek Kota Kediri. (Foto : Yanuar Dedy/Jatimnow.com)

Kediri - Sebanyak 6 ton minyak goreng sawit bersubsidi digelontorkan ke para pedagang di Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Jumat (22/4/2022). Pasokan ini untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

Distribusi minyak goreng curah berasal dari PT Perusahaan Perdagangan Indonesia Cabang Madiun melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri. Kendati saat ini stok minyak goreng di Kediri aman, distribusi penting untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Sebenarnya keberadaan minyak curah di Kota Kediri sudah tesedia, tidak langka. Tapi ini ada tawaran dari PT PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia) Cabang Madiun 6.000 Kilogram untuk (Pasar) Setono Betek. Makanya kami terima untuk antisipasi kenaikan permintaan jelang Idul Fitri," kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Salim Darmawan.

Dalam proses distribusi, setiap pedagang menerima jatah 170 kg minyak goreng. Ada 35 pedagang di Pasar Setono Betek. Mereka hanya perlu menebusnya dengan harga Rp14.390 per kg. Harga yang cukup murah karena berasal dari tangan pertama.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Ini sangat murah. Jadi gini, alur distribusi ini dari distrubutor level 1 atau D1 ke D2 lalu ke pedagang atau pengecer. Biasanya pedagang dapatnya dari D2 yang harganya sudah Rp14.800- Rp15.000. Lha ini dari D1 langsung by pass ke pengecer. Dengan HET Rp15.500 mereka dapat profit margin lebih gede," tambahnya.

Layaknya solar bersubsidi, minyak goreng masih bebas dijual di luar pasar. Namun demikian, Salim berharap para pedagang menjualnya di pasar ini saja. Mengingat kebutuhan tinggi masyarakat. Data BPS, per hari normal kebutuhan minyak goreng di Kota Kediri mencapai 7.900 liter dengan Pasar Setono Betek sebagai simpulnya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Tak hanya di Setono Betek, distribusi juga akan dilakukan secara bergilir ke pasar lainnya. Sementara untuk memastikan minyak goreng dijual sesuai HET, Disperdagin bersama kepolisian akan melakukan pengawasan rutin. Baik secara terbuka maupun under cover untuk memastikan tak ada kecurangan pedagang yang merugikan masyarakat.

"Nanti akan kami awasi baik secara eksplisit maupun under cover untuk memastikan harga sesuai HET," pungkas Salim.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.