Kamis, 18 Jun 2026 10:51 WIB

Hari Kartini 2022

Peragaan Busana Tenun Ikat Khas Kota Kediri Libatkan Kaum Disabilitas

Ajang Kediri Woman Festival 2022 (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Ajang Kediri Woman Festival 2022 (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kota Kediri - Sejumlah perempuan penyandang disalibitas di Kota Kediri terlibat perayaan Hari Kartini dalam ajang Kediri Woman Festival (KWF) 2022, Kamis (21/4/2022) sore.

Selain peragaan busana tenun ikat khas Kota Kediri, obrolan bagaimana menggapai pernikahan dan keluarga impian hingga bisnis, juga digelar sebagai momentum pembuktian bahwa perempuan bebas memilih antara karir dan cinta.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Peragaan busana dalam acara ini menampilkan karya-karya menarik dari pelajar di Kota Kediri. Dalam peragaan busana ini, seluruh model mengenakan baju-baju berbahan kain tenun ikat khas Kota Kediri. Ada 14 baju yang didesain oleh 10 pelajar dari SMK Negeri 3 Kota Kediri.

Yang menarik, para model hadir dari penyandang disabilitas Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia. Sebagian dari mereka tampil menggunakan kruk atau alat bantu jalan. Mereka bersama ragam perempuan lainnya itu tampil cantik dengan balutan wastra nusantara ini.

Ajang Kediri Woman Festival 2022Ajang Kediri Woman Festival 2022

"Saya ingin menunjukkan ke masyarakat bahwa cantik itu beragam. Cantik tidak harus putih, cantik itu tidak harus tinggi, cantik tidak harus kurus. Semua wanita itu cantik, tinggal siapa yang melihat. Nah saya mau mengangkat mereka agar perempuan yang biasanya dipandang sebelah mata ini, kalau mereka ini bisa berkarya," ujar Penggagas Kediri Woman Festival 2022, Nadya Regina Suwono.

Melalui Kediri Woman Festival 2022 ini, perempuan yang akrab disapa Rere itu juga ingin mengajak perempuan-perempuan di Kediri ini untuk bebas memilih hidup mereka.

Bagi politisi muda kelahiran Oktober 1996 itu, tidak salah bila perempuan memilih menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. Namun salah jika perempuan meninggalkan mimpi mereka hanya karena tuntutan keluarga dan orang sekitar.

Baca Juga: Lewat Sentuhan Magisnya, Evangeline Santoso Ubah Keterbatasan Jadi Kekuatan

"Nah ini kan kasihan, perempuan jadi tidak bisa memilih tidak bisa merdeka dengan hidupnya. Tidak salah perempuan yang memilih jadi ibu rumah tangga," tambah anggota DPRD Kota Kediri termuda itu.

Ajang Kediri Woman Festival 2022Ajang Kediri Woman Festival 2022

Bagi Rere, juga tidak masalah jika perempuan memilih keduanya, antara karir dan cinta. Termasuk kapan mereka harus menikah.

"Mau menikah muda, mau menikah usia 40 tidak apa-apa. Perempuan boleh memilih, tidak ada patokan. Perempuan boleh memilih keduanya (karir dan cinta)," tegas Rere.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Sedangkan, lanjut Rere, terkait tuntutan keluarga atau orang sekitar, nilai diri perempuan tidak ditentukan dengan perkataan orang lain. Untuk itu dia perlu berbicara dengan perempuan bahwa mereka bisa menentukan hidup mereka sendiri.

"Kita perlu bicara, kita perlu membuka mata para perempuan bahwa kehidupan yang nyata dari kita sendiri. Kita sendiri yang menentukan," pungkas Rere.

Ajang Kediri Woman Festival 2022Ajang Kediri Woman Festival 2022

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.