Kamis, 18 Jun 2026 14:39 WIB

Ramadan Now

Klub Catur di Jombang Ramaikan Ramadan dengan Berbagi Takjil

Atlet-atlet catur dari Pionmas saat membagikan ratusan takjil untuk pengguna jalan di depan Kantor Disdagrin Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Atlet-atlet catur dari Pionmas saat membagikan ratusan takjil untuk pengguna jalan di depan Kantor Disdagrin Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Momen Ramadan kerap digunakan untuk berbagi dengan sesama. Seperti dilakukan Klub Catur Pionmas asal Diwek, Jombang. Mereka membagikan ratusan takjil gratis kepada pengguna jalan.

“Ini tadi ada sekitar 250 takjil yang dibagikan para atlet dari Klub Catur Pionmas,” ungkap pendiri Klub Catur Pionmas Wahyudi Sulistya, Kamis (21/4/2022).

Wahyudi menjelaskan, pembagian takjil gratis dilakukan di sejumlah tempat yang ada di wilayah Kabupaten Jombang. Selain untuk meramaikan Ramadan, pembagian takjil juga untuk memupuk rasa kepedulian atlet-atlet Pionmas.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

“Pembagian ini yang keempat. Yang pertama di pertigaan Denanyar itu sekitar 200 takjil. Kedua, di depan kelurahan Kaliwungu, itu 700 takjil. Ketiga, di pertigaan lampu merah cukir, itu 300 takjil. Sekarang 250 takjil. Ya ini sekalian untuk mengajari rasa saling berbagi pada sesama,” paparnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Wahyudi menambahkan, anggota Klub Catur Pionmas merupakan para atlet berprestasi. Mereka perlu mendapatkan pendidikan moral agar selalu rendah hati.

“Atletnya ini kan banyak prestasinya. Jadi biar tidak menjadi orang yang sombong, perlu diajarkan hal-hal seperti ini,” tukasnya.

Baca Juga: Esensi Silaturrahmi, Melampaui Ego demi Keberkahan Hidup

Sementara dari pantaan di lokasi, pembagian takjil dimulai pukul 17.00 WIB. Ratusan takjil langsung ludes diserbu para pengguna jalan yang sedang melintas di sekitar jalur pedestarian KH. Wahid Hasyim.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.