Kamis, 18 Jun 2026 22:51 WIB

JPO Penuh Kotoran Manusia, Pemkot Malang Tak Bisa Polisikan Pelakunya

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.(Foto: Dinsos Kota Malang)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.(Foto: Dinsos Kota Malang)

Kota Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sudah mengantongi pelaku yang membuat geger dunia maya karena Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dipenuhi kotoran manusia dan viral di media sosial. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. Menurutnya, pelaku sudah diketahui usai adanya video rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Kami sudah tahu pelakunya dari rekaman CCTV. Petugas pun langsung melakukan pendalaman. Tapi kami tidak bisa melaporkannya kepada pihak berwajib karena pelakunya Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ)," terangnya ketika dikonfirmasi, Kamis (21/4/2022).

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Sesuai pasal 44 Ayat (1) KUHP menyebutkan tiada dapat dipidana barang siapa mengerjakan suatu perbuatan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kepadanya.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"Sebab kurang sempurna akalnya atau sakit berubah akal. Maka dari itu dalam waktu dekat, Pemkot Malang akan melakukan operasi ODGJ supaya tidak mendekati JPO," ujarnya

Sebelumnya, JPO yang berada di dekat Alun-alun Kota Malang viral di media sosial lantaran didapati banyak kotoran manusia. Hal itu tampak melalui video berdurasi 37 detik yang diupload di akun instagram @mlg24jam. Setelah viral, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang pun langsung melakukan pembersihan di lokasi.

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

Baca Juga: Hiii Jijik! JPO di Kota Malang Banyak Kotoran Manusia

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.