Sabtu, 20 Jun 2026 10:47 WIB

Diresmikan Gus Ipul, Pasar Ramadan Diharapkan Pacu Perekonomian Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 21 Apr 2022 09:47 WIB
Gus Ipul saat meninjau salah satu stan Pasar Ramadan Kota Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)
Gus Ipul saat meninjau salah satu stan Pasar Ramadan Kota Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)

Pasuruan - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), membuka secara resmi Pasar Ramadan di halaman Gedung Harmoni dan Taman Kota Pasuruan yang berlangsung mulai Rabu (20/4/2022) kemarin sampai Minggu (1/5) bulan depan.

Kegiatan ini menampilkan segala produk IKM/UMKM, khususnya makanan dan minuman Kota Pasuruan, serta aneka kerajinan hasil karya IKM/UMKM.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan perekonomian masyarakat Kota Pasuruan dapat meningkat menjelang masa endemi.

"Ini dalam rangka untuk melayani masyarakat. Tantangan utama kita saat ini adalah kembali membangkitkan perekonomian kita," jelas Gus Ipul, Rabu (21/4/2022) kemarin.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Gus Ipul mengakui saat ini beberapa syarat-syarat indikator bangkitnya ekonomi di Kota Pasuruan masih belum terpenuhi. Meski demikian, Pemkot terus berupaya melakukan langkah-langkah yang terukur dengan berkolaborasi.

"Mudah-mudahan syarat ekonomi bangkit ini lebih cepat didapatkan," tegasnya.

Baca Juga: Gus Ipul Jadi Ketua Panitia Muktamar ke 35 NU

Gus Ipul pun mengajak masyarakat Kota Pasuruan untuk bersantai sore di area taman kota yang menjadi lokasi acara pasar ramadan. Tidak hanya itu, aparatur Pemkot juga diminta berpartisipasi aktif mensukseskan kegiatan pasar damadan, dengan cara ikut membeli produk IKM/UMKM Kota Pasuruan.

"Ibu dan Bapak bisa menikmati suasana sore di sekitar Taman Kota, nantinya busa berpartisipasi untuk membeli produk IKM/UMKM," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.