Kamis, 18 Jun 2026 12:17 WIB

La Nyalla Janji Desak Pemerintah Urungkan Rencana Kenaikan Elpiji

Ketua DPD RI, La Nyala Mattalitti bersilaturahmi dengan salah satu keluarga besar Bani Kholil Bangkalan, KH Imron Abdul Fatah (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Ketua DPD RI, La Nyala Mattalitti bersilaturahmi dengan salah satu keluarga besar Bani Kholil Bangkalan, KH Imron Abdul Fatah (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Bangkalan - Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti silaturahmi ke Bani Kholil Bangkalan, Selasa (19/04/2022). Dia berjanji akan menekan pemerintah agar mengurungkan rencana kenaikan semua jenis BBM dan elpiji.

La Nyalla melakukan silaturrahmi ke salah satu Bani Kholil, yaitu kediaman KH Imron Abdul Fatah. Pertemuan berlangsung beberapa jam.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Kami ke sini dalam rangka bersilaturrahmi. Sekaligus menampung aspirasi dari ulama," ujar La Nyalla.

La Nyalla mengaku keberatan dengan rencana pemerintah kembali menaikkan harga BBM. Termasuk rencana kenaikan bahan pokok, salah satunya harga elpiji.

"Kami akan berupaya agar kenaikan tidak terjadi. Sebab hal ini bukan wacana lagi. Tapi saat ini sudah dalam pembahasan," tegas dia.

Baca Juga: Rindu Masakan Rumah Saat Lebaran? Tempat Ini Jadi Favorit di Malang

Dia mengungkapkan bahwa bila pemerintah jadi menaikkan BBM dan elpiji, hal itu sangat tidak tepat. Sebab rakyat masih dalam tahap pemulihan dari Pandemi Covid-19.

Selama dua tahun lebih, masyarakat terdampak Covid-19 yang merusak perekonomian. Sehingga tidak wajar jika pemerintah memaksakan menaikkan harga. Dipastikan akan menyulitkan masyarakat, khususnya kalangan bawah.

"Program pemerintah dalam pemulihan belum selesai. Jika kebijakan malah menaikkan harga BBM dan sembako itu salah. Sehingga, rencana itu perlu dievaluasi segi dampaknya," ujarnya.

Baca Juga: PHK Jelang Lebaran Potensi Langgar HAM

Pihaknya berharap pemerintah berpihak pada rakyat, bukan demi kepentingan besar lainnya. Sebab kondisi rakyat masih belum stabil. Khususnya dalam perekonomian saat pandemi belum tuntas seratus persen.

"Jika kenaikan ini dipaksakan maka dipastikan akan memperparah situasi dan kondisi. Kami dari DPD RI berharap ada evaluasi dari pemerintah maupun wakil rakyat lainnya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.