Minggu, 21 Jun 2026 08:07 WIB

Nuzulul Quran Bersama Gus Miftah di Mojokerto, Ning Ita: Ini Asupan Spiritual

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama suami dan Gus Miftah.(Diskominfo Kota Mojokerto for jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama suami dan Gus Miftah.(Diskominfo Kota Mojokerto for jatimnow.com)

Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar pengajian dalam peringatan Nuzulul Quran Bersama Gus Miftah di Masjid Jami' Al Fattah. Ribuan jamaah sangat antusias dengan kehadiran pendakwah yang lagi naik daun tersebut. Terlebih sejak pandemi Covid-19, belum ada kegiatan keagamaan yang bersifat tatap muka. Dua tahun terakhir, masyarakat hanya bisa mengikuti tausiyah lewat online.

"Kehadiran Gus Miftah ini bagai oase di padang pasir. Karena dalam dua tahun pandemi Covid-19, masyarakat Kota Mojokerto hanya bisa mengikuti tausiah melalui virtual. Baru kali inilah ketika masuk level 1 PPKM, kami bisa mengikuti pengajian secara tatap muka," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam keterangan tertulis, Selasa (19/4/2022).

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

Meski peringatan Nuzulul Quran bersama Gus Miftah di Kota Mojokerto dihadiri ribuan orang, protokol kesehatan tetap diterapkan di dalam Masjid Jami' yang berkapasitas lebih dari 2.000 jamaah. Seluruh jamaah diwajibkan memakai masker dan diimbau membawa hand sanitizer.

Ika Puspitasari atau akrab disapa Ning Ita berharap, kehadiran Gus Miftah di Kota Mojokerto mampu menjadi pengobat rindu masyarakat untuk mengikuti pengajian secara langsung. Ia juga meminta doa agar seluruh pembangunan di Kota Mojokerto bisa berjalan lancar dengan membawa Spirit of Mojopahit.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

"Semoga kehadiran Gus Miftah pada momen peringatan Nuzulul Quran kali ini bisa menjadi pengobat dahaga seluruh masyarakat untuk mendapatkan asupan moral dan spiritual," terangnya.

Sementara itu, Gus Miftah mengungkapkan dirinya tertarik terhadap destinasi wisata sejarah yang tersimpan di Kota Mojokerto. Baik sejarah kerajaan Majapahit maupun sejarah masa kecil Soekarno.

Baca Juga: Kota Mojokerto Raih Predikat Kota Terinovatif IGA 2024

"Saya pikir ini satu kota yang wajib menjadi destinasi wisata di Indonesia karena terkait dengan sejarah. Terkait sejarah menarik tentang majapahit yang ada di Mojokerto. Maka saya bilang melupakan Allah itu dosa, melupakan orang tua itu durhaka, melupakan Kota Mojokerto itu mana bisa," tuturnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.