Rabu, 17 Jun 2026 03:17 WIB

Pasar Murah di Kabupaten Kediri, Dinas Perdagangan Sediakan 4.000 Liter Migor

Suasana Pasar Murah Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/Jatimnow.com)
Suasana Pasar Murah Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/Jatimnow.com)

Kediri - Ratusan warga menyerbu Pasar Murah di halaman Masjid Jami' Abdul Qodir Al-Jilany, Desa Mangunrejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (18/4/2022). Dinas Perdagangan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok di bawah harga pasaran, salah satunya minyak goreng curah yang hanya Rp14 ribu per liter.

Untuk mendapat minyak goreng murah ini, warga rela mengantre selama berjam-jam. Mereka berdiri berjajar sejak pagi. Sinta, salah satu warga mengaku, antre selama 2 jam sebelum mendapat giliran.

Baca Juga: SPMB 2026 Kediri Berubah: TKA Jadi Nilai Tambah, Pendaftaran Sepenuhnya Online

"Tadi antre mulai pukul 08.00 WIB. Ini baru dapat. Jatahnya hanya 20 liter untuk dua orang," kata Sinta.

Sinta mengaku, bersyukur ada pasar murah yang menjual minyak goreng. Selama ini ia kesulitan mendapatkan minyak goreng murah untuk berdagang gorengan.

"Selama ini saya beli di toko, harganya sudah mahal Rp23,5 ribu per liter. Ini tadi Rp14 ribu per liter. Jadi lebih murah," tambahnya.

Agus Witono, Staf Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri mengatakan, pasar murah ini merupakan kali ketiga sejak krisis migor terjadi. Kali ini, Dinas Perdagangan menyediakan 4 ribu liter minyak goreng curah.

Baca Juga: Pertamina Guyur 211 Ribu Paket Sembako di Jember, Cukup Tebus Rp30 Ribu

"Ini menjadi program Pemkab Kediri dalam upaya membantu masyarakat," kata Agus.

Ada dua SKPD Kabupaten Kediri yang ditugasi sebagai penyelenggara yaitu, Dinas Perdagangan dan Dinas Koperasi.

Agus menyadari tingginya antusias masyarakat yang datang untuk mendapatkan migor. Agar merata, maka pembeli hanya dijatah maksimal 10 liter per orang.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Selain minyak goreng curah, pasar murah di halaman masjid ini juga menyediakan aneka bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Untuk komoditas beras dijual dengan harga Rp50 ribu/5 Kg.

Gula pasir dibanderol Rp13 ribu/Kg, Sedangkan di pasaran Rp13,5-14 ribu/Kg. Migor kemasan non subsidi merk Tawon Rp22 ribu/liter, di pasaran mencapai Rp27 ribu/liter. Bawang merah Rp20 ribu/Kg, di pasaran Rp 25 ribu/Kg.

Kemudian bawang putih Rp22 ribu/Kg, di pasaran Rp24 ribu/Kg dan telur Rp21 ribu/Kg, untuk di pasaran Rp22 ribu/Kg.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.